Minggu, 18 Mei 2014
Kapolres Desak Pemprov DKI Tutup Diskotek Stadium
Beritabatavia.com - Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Fadil Imran mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencabut izin diskotek Stadium, Taman Sari, Jakarta Barat. Pasalnya, tempat hiburan malam tersebut dianggap telah menyalahi aturan perizinan dengan adanya peredaran narkotika.
"Sebenarnya dari bulan kemarin kita sudah mengajukan ke Pemda DKI melalui Dinas Pariwisata juga kita tembuskan ke gubernur dan wakil gubernur, agar dipertimbangkan sanksi administrasi mulai dari pada pembekuan sementara, sampai pencabutan secara permanen," kata Fadil di Jakarta, Minggu (18/5).
Fadil mengaku, dirinya tidak mengetahui bagaimana mekanisme pencabutan izin tempat usaha hiburan malam. Namun dia menegaskan, Pemrov DKI agar segera merespon surat rekomendasi. "Kita sudah sarankan ke sana. Kita lihat bagaimana mekanisme internal di pemda DKI menyikapi hal ini." harapnya sambil menambahkan sebelumnya pada 21 April 2014, polisi mendapatkan 5300 ekstasi dan 700 gram sabu di diskotik stadium.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jicky Vay Gumerang (23) anggota Polri yang bertugas di Polres Minahasa Selatan, Sulawesi Utara itu ditemukan tewas di Diskotik dikawasan Jln Hayamwuruk, Jakarta Barat, Jumat sekitar pukul 16.20 Wib. Diduga anggota Polri berpangkat Bripda itu tewas karena over dosis.
Seorang anggota Polisi mengatakan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, sehingga kematian korban diduga kuat akibat over dosis. Disebutkan, korban datang ke tempat hiburan malam itu bersama rekannya Brigadir M Muhsin anggota Ditkrimsus Polda Sumatera Selatan.
Berdasarkan penyelidikan sementara, Jicky dinyatakan positif mengonsumsi narkoba--hasil visum di RS Polri Kramat Jati. Fadil mengatakan anggota Polres Minahasa Selatan itu terbukti mengonsumsi amphetamine dan MDMA. Adapun amphetamine sendiri diketahui merupakan salah satu bahan dasar narkoba jenis sabu.
Selain Jicky, tiga anggota polisi lain yang berinisial M, H, dan M juga dinyatakan positif narkoba. Tiga orang itu diketahui merupakan anggota yang sehari-hari bertugas sebagai reserse. "Kasusnya kini ditangani oleh Provost dan kami tidak akan kompromi dengan narkoba," katanya. o end