Minggu, 01 Februari 2015

Banyak Pejabat DKI Berharap Ahok Tak Lama Jadi Gubernur

Ist.
Beritabatavia.com -
Pejabat baru yang dilantik pada awal tahun 2015 lalu, jangan malas-malasan. Tidak perlu menunggu evaluasi tiga bulan, jabatan akan dicopot bila kinerja tidak becus.

Gubernur  Ahok  menegaskan, akan terus mereformasi birokrasi jika masih ada pegawai yang tidak bekerja dengan baik. Langkah ini bagian meningkatkan pelayanan kepada warga Jakarta.

“Banyak pejabat  yang berharap saya jangan lama-lama jadi gubernur, karena  bisa repot.  Tapi penderitaan bapak dan ibu masih berlanjut sampai dengan Oktober 2017,” tegasnya  saat menjadi pembicara Rapat Pimpinan (Rapim) Bank DKI Tahun 2015, di Candi Bentar, Putri Duyung, Jakarta, Sabtu (31/1).

Reformasi birokrasi membuat pegawai merasa tidak menjadi seorang senior yang terlalu lama menjabat di jabatan tertentu.  Ahok  tidak ingin adanya kesenjangan antara pegawai baru dengan  pejabatnya di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Staf bisa diangkat menjadi pejabat dan pejabat bisa dengan mudah distafkan olehnya.

“Pada 2 Januari kemarin saya banyak memotong jabatan. Saya tidak lagi bicara evaluasi tiga bulan, kalau minggu depan saya dengar hal-hal yang tidak enak, langsung saya stafkan pejabat tersebut,” tandas Ahok.

Ahok  berharap  jajaran direksi BUMD maupun pejabat DKI untuk meninggalkan kebiasaan lama dengan “bermain” proyek maupun anggaran.  “Siapapun yang malas, saya keluarkan. Tidak ada toleransi,” katanya. o pko