Selasa, 03 Agustus 2010
Protes Tabung Gas, Beberapa Ibu dan Anak Tiduran di Jalan
Beritabatavia.com - Mengaku gerah dengan peristiwa meledaknya tabung gas yang kerap terjadi, sejumlah ibu-ibu dan anak-anak melakukan aksi tidur di tengah jalan. Aksi yang terjadi di jalan Diponegoro, Jakarta itu sebagai kekecewaan mereka atas meledaknya tabung gas.
Aksi ibu-ibu dan anak-anak ini sebenarnya dilindungi oleh aktifis dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) yang menuntut pemerintah untuk bertanggung jawab atas peristiwa meledaknya tabung gas di sejumlah daerah, khususnya di Jakarta, sehingga mengakibatkan korban luka.
Salah seorang aktivis bendera, MH Thamrin Barubu mengatakan, aksi tersebut sebagai simbol penderitaan kaum ibu yang selalu dihantui rasa takut dan gelisah saat menggunakan tabung gas di rumah-rumah mereka. Mereka mendesak agar pemerintah kembali memikirkan rencana konversi gas dan mengembalikan minyak tanah ke masyarakat.
"Ini bisa dianggap sebagai teroris internal bangsa Indonesia. Tabung gas menjadi bom waktu bagi rakyat Indonesia, khususnya bagi kaum menengah ke bawah yang menjadi target konversi gas. Dengan adanya kasus ini, ada baiknya jika konversi dihentikan dan masyarakat kembali mempergunakan minyak tanah," kata Thamrin kepada wartawan, Selasa (3/8).
Dalam aksi ini, sempat memacetkan jalan Diponegoro sehingga mobil dan motor yang lewat sedikit jalan ke pinggir agar tidak melindas para aktivis tersebut. Aksi ini pun mendapat perhatian warga sekitar yang melintasi jalan. Beberapa diantaranya bahkan menyempatkan diri untuk berhenti dan mengambil foto aksi tersebut. o yud