Rabu, 04 Agustus 2010

UNDP Tawarkan Asuransi Bencana Alam

Ist.
Beritabatavia.com - Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang sering dilanda bencana alam. Berulang kali terjadi, bencana membuat korbannya kehilangan harta benda dan bahkan nyawa. Sebuah ide anyar ditawarkan oleh United Nations Development Program (UNDP), untuk meringankan beban korban bencana. Yakni diadakannya asuransi untuk para korban bencana.
Usulan itu dilontarkan Direktur UNDP, Ajay Chibber dalam pertemuannya dengan Wakil Presiden  Boediono di Kantor Wakil Presiden, di Jakarta, Rabu (04/08). Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat yang mengungkapkan hal itu usai pertemuan.
"Ada diskusi cukup mendalam mengenai solusi bencana alam, kebetulan UNDP itu berpengalaman set up asuransi gempa di Turki," ujar Yopie.
Diterangkan Yopie, model asuransi bencana ini, sudah dilaksanakan secara nasional di Turki. Tawaran UNDP ini, karena melihat kemungkinan bagi Indonesia untuk menyelenggarakan model yang sama dengan Turki. Alasannya, Indonesia sangat rentan dengan gempa bumi.
Lebih jauh tentang ajakan UNDP tersebut, Yopie mengatakan, Wapres Boediono belum menentukan sikap. "Ini baru usulan yang tidak harus dituruti," ujar Yopie.
Dikatakannya pula, pemerintah akan mengkaji lebih dalam terlebih dahulu sebelum menentukan sikappnya. Pasalnya, asuransi semacam ini akan membawa dampak yang sangat besar terhadap budget. Programnya juga sangat besar, karena asuransi harus dilakukan oleh pemerintah. "Tapi perlu dipikirkan persoalan internal di Indonesia, soal apakah rakyat mampu ikut asuransi itu, sebuah pemikiran," imbuhnya.
Selain membahas masalah asuransi, Boediono dan Ajay juga mendiskusikan masalah indikator-indokator kemiskinan. Ajay menyampaikan rencana UNDP pada awal bulan Oktober akan luncurkan sebuah metode baru dalam mengukur dan survei terhadap kemiskinan. o pic/nor