Kamis, 05 Agustus 2010

Warga Rawakebo Siapkan Bambu Runcing

Ist.
Beritabatavia.com - Rencana pengosongan paksa terhadap lahan di Rawakebo, Cempakaputih, Jakarta Pusat yang akan dilaksanakan sore ini, tidak menyiutkan nyali para penghuni lahan. Mereka bahkan sudah bersiap-siap menghadang petugas dengan menyiapkan berbagai peralatan, termasuk bambu runcing.
"Kami sudah siap sejak pagi. Kami menerima kabar jika penggusuran akan dilakukan sore ini," ujar Noldi (40), salah seorang penghuni lahan.
Bambu runcing yang sudah disiapkan tersebut dijejerkan di depal salah satu rumah warga.    "Ini (bambu runcing) sebagai alat bertahan aja. Alat ini akan menandingi pentungan milik Satpol PP dan senjata yang dimiliki polisi," tuturnya.
Noldi dan beberapa warga lain mengaku  sudah sepakat untuk tetap mempertahankan lahan tersebut. Berdasarkan pantauan di lokasi, lahan seluas 1300 meter persegi itu sudah dipadati warga. Beberapa dari mereka tampak berjaga-jaga, bahkan akses jalan masuk sudah di tutup.
Meski belum ada terlihat ada petugas Satpol PP yang akan melakukan pengosongan lahan yang dihuni 33 kepala keluarga tersebut, namun Pemkot Jakarta Pusat tetap akan melakukan penggusuran hari ini. Pelaksana harian Walikota Jakarta Pusat Fatahillah mengatakan, pihaknya akan mengerahkan sekitar 200 personil gabungan.
Penertiban, kata Fatahillah, dilakukan karena lahan tersebut adalah milik Pemerintah Provinsi (Pempor) DKI Jakarta. Pemprov memiliki sertifikat yang dikeluarkan tahun 1987.
Sebelumnya, warga telah ditawari uang kerohiman sebesar Rp 40 juta. Namun warga menolak dan tetap memilih untuk bertahan sampai uang kerohiman yang diminta warga disetujui. Jumlahnya mencapai Rp 1 miliar. o nor