Kamis, 28 Mei 2015

Kombes Krishna : Berjuang Mewujudkan Rasa Aman

Ist.
Beritabatavia.com - Maraknya aksi para pelaku kejahatan dan juga  kemacetan,  sudah menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta, baik itu saat melakukan aktivitas maupun sedang dalam perjalanan bahkan saat berada di rumah. Seakan rasa aman bagi warga Jakarta dan sekitarnya menjadi barang mewah dan langka bahkan semakin sulit didapat khususnya masyarakat kelas menengah bawah

Kondisi tersebut disadari oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, yang baru dilantik pada Jumat 22 Mei 2015 lalu. " Kita akan berjuang keras mewujudkan rasa aman masyarakat, apapun resikonya," tegas Kombes Krishna, saat berbincang dengan wartawan, Kamis (28/5).

Menurutnya, segala bentuk tindakan yang potensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) harus ditumpas dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meskipun upaya untuk memelihara keamanan dan ketertiban bukan menjadi tanggungjawab Polisi semata, namun sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dirinya harus menjadi pelopor untuk mengajak masyarakat  Ibukota Jakarta menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban di wilayahnya masing-masing.

" Rasa aman, nyaman bagi warga Ibukota harus terwujud," ujar Kombes Krishna.

Lulusan AKPOL 1991 ini mengaku sudah memiliki peta situasi keamanan dan ketertiban di Jakarta. Dalam waktu dekat, Kombes Krishna juga akan melakukan upaya nyata dalam rangka mewujudkan rasa aman. Meski belum menjelaskan langkah yang akan dilakukan, tetapi Krishna menyebut kejahatan jalanan atau biasa disebut dengan street crime adalah TO (target operasi).

 " Street  Crime menjadi target yang harus segera ditangani," ujarnya.

Menurutnya, meskipun kejahatan kerah putih (white collar crime) seperti korupsi, money laundering, carding, dan lain sebagainya seperti menjadi fokus aparat penegak hukum. Tetapi kejahatan jalanan merupakan jenis kejahatan tradisional yang sangat meresahkan warga masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Kejahatan jalanan tetap menjadi ancaman yang nyata bagi masyarakat kita. Apalagi bila kejahatan jalanan ini disertai dengan kekerasan (crime by using force) semisal penjambretan, penodongan, pencurian, pemerkosaan, penganiayaan, perampokan, pembunuhan, dan sebagainya.

Pria kelahiran 15 Januari 1970 ini menyebut, kejahatan jalanan sangat berpengaruh pada keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena kejahatan-kejatahan inilah yang paling dekat dengan mayarakat, dan apabila dibiarkan akan menimbulkan ketakutan, perasaan tidak aman dalam masyarakat dan tentunya akan sangat berpengaruh terhadap produktivitas masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya sehari-hari.

Sikap tegas Kombes Krishna Murti untuk menumpas segala bentuk kejahatan jalanan, tentu bukan sekadar janji. Sebab, jauh sebelumnya Krishna sudah melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan. Saat menjabat Kapolsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara 2001-2004, Krishna sukses mengungkap kasus pembunuhan bos PT Asaba, Boedyharto Angsono yang diotaki oleh Gunawan Santosa.

Kemudian dengan keberanian dan kemampuan berkomunikasi Krishna berhasil membubarkan lokalisasi di Kalijodo, dan menekan angka kejahatan tertinggi di wilayah hukum Polsek Penjaringan. Krishna juga mengukir prestasi gemilang saat menjabat Kasat serse Polres Metro Jakarta Utara dengan menangkap komplotan perampok pegadaian dan ATM yang bernilai miliaran rupiah.

Tidak hanya itu, Kombes Krishna saat bertugas di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendapatkan medali penghargaan dalam rangka memperingati Hari Internasional Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UN Peacekeeper Day). Penghargaan tersebut diberikan pada 29 Mei 2012 di markas PBB di New York, Amerika Serikat. Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar PBB dan beberapa negara anggota PBB.

Penerimaan medali tersebut menjadi sejarah yang mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia Internasional. Tercatat, Kombes Krishna Murti adalah anggota Polri yang pertama bertugas di markas PBB, sekaligus orang Indonesia pertama yang menerima medali penghargaan dari PBB.

Segudang prestasi yang ditorehkan Kombes Krishna Murti menjadi harapan masyarakat dalam upaya mewujudkan rasa aman, nyaman di wilayah Ibukota Jakarta. O Edison Siahaan