Selasa, 13 April 2010

'Flyover' & 'Underpass' Dibangun di Jaksel

Ist.
Beritabatavia.com - JAKARTA--Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membangun jalan layang (flyover) sepanjang 5,5km di ruas Jl Pangeran Antasari mulai kawasan Blok M hingga Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Selain itu, jalan bawah tanah (underpass) juga akan dibangun di ruas Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Untuk mewujudkan dua megaproyek itu Pemprov DKI Jakarta membutuhkan dana sekitar Rp1,4 triliun. Pengerjaan kedua proyek tersebut diharapkan bisa selesai dalam waktudua tahun, atau dimulai pada 2010 dan selesai pada 2012.
Menurut Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umun (PU) DKI Jakarta Novizal ketika didampingi Kepala Suku Dinas (Kasudin) PU Jalan Jakarta Selatan Yayat Hidayat, akhir pekan lalu, pembangunan flyover untuk mengatasi kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas di Jl Pangeran Antasari. Pasalnya, ruas jalan ini merupakan jalan utama bagi warga dari sekitar Jakarta, seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang, yang akan  menuju Blok M dan Senayan.
“Untuk mengatasi masalah itu Pemprov DKI Jakarta memang berencana membangun jalan layang sepanjang 5,5km di atas badan Jl Antasari,” kata Novizal.
Dikatakan, jalan layang dengan lebar 18m untuk dua jalur jalan ini dibuat mulai perempatan Pasar Cipete, Cilandak hingga samping Pasaraya atau Terminal Blok M, Kebayoran Baru.
Keberadaan jalan layang itu, tambah Yayat Hidayat, berada di atas jalur Jl Antasari dengan tak mengubah keberadaan jalan lama di bawahnya. Jalan layang ini akan ditopang dua buah tiang di kanan dan kiri sepanjang ruas Jl Antasari.
Terekait proyek itu, baik warga yang bermukim di sepanjang Jl Antasari maupun pengendara meminta Pemprov DKI Jakarta mensosialisaskani rencana pembangunan flyover dan underpass tersebut. “Harus disosialisasikan terlebih dulu supaya warga dan para pengguna jalan sudah mengerti akan adanya proyek jalan tersebut,” kata Ny. Rusmiati, warga setempat. * brn