Minggu, 11 Oktober 2015
Di Jakarta, Seluruh Kepala Terminal Dicopot
Beritabatavia.com -
Mencegah pungutan liar (pungli), seluruh kepala terminal dan komandan regu di lima wilayah Jakarta dicopot. Tindakan ini juga bertujuan mencegah adanya ‘raja-raja kecil’
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI, Andri Yansyah mengatakan pergantian jabatan ini adalah bentuk penyegaran serta menghindari adanya penguasa di terminal. “Kami tidak ingin ada ‘raja-raja kecil’,tegas Andri, Sabtu.
Pejabat yang dicopot, bukan hanya kepala terminal dan komandan regu, tetapi juga tingkat kepala seksi di suku dinas dan dinas. “Ada sekitar 720 yang kita ganti. Ada juga yang digeser,†tukasnya.
Jumlah itu hampir mencapai setengah atau sekitar 45 persen dari total jumlah pegawai Dishubtrans DKI yang mencapai 1.600 pegawai.
Andri Yansyah mengatakan, pegawai yang terlalu lama bekerja di satu pos, akan sangat rentan melakukan penyimpangan, karena merasa telah nyaman dan cenderung menjadi raja kecil di wilayah kerjanya.
Menurutnya, salah satu cara untuk mengatasi terjadinya pungli dan praktik KKN adalah merombak pegawai.
“Sebab, bila terlalu lama bekerja di satu pos, mereka pasti kenal dengan berbagai pihak atau segala macam. Jadi memudahkan untuk pungli atau KKN,†ujarnya.
Dari perombakan yang dilakukan, lanjutnya, ratusan pegawai distafkan seperti para kepala terminal, komandan regu hingga kepala satuan pelaksana. “Kalau yang distafkan kepala termnal hanya membutuhkan surat keputusan dari saya sebagai kepala dinas. Tapi untuk jabatan yang struktural memerlukan SK Gubernur,†ungkapnya. o pko