Jumat, 13 Agustus 2010

625 Produk Makanan Tak Berizin Beredar

Ist.
Beritabatavia.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sekitar 625 produk pangan tanpa izin berbedar di sejumlah pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern seperti mal. Dari hasi pengawasan terhada1950pasa, toko, minimarket, supermarket hingga hypermarket, BPOM juga menemuka 214 produk pangan yang sudah kadaluarsa.
Ini peringatan bagi konsumen yang berbelanja. Meski BPOM tidak melansir apakah produk-produk tanpa izin tersebut berimplikasi terhadap kesehatan atau tidak.
"Kami mengimbau kepda masyarakat untuk hati-hati.Jangan hanya melihat harganya, tetapi yang harus diperhatikan juga adalah tanggal kadaluarsannya," ujar Kustantiah dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (13/8).
Repotnya, jikatanggal kedaluarsa itu tidak dicantumkan. Menurut Kustantiah, dari hasil pengawasan itu juga ditemukan 54 jenis makanan yang sudah rusak tapi masih beredar. "11 produk juga ditemukan tidak memenuhi ketentuan label," tuturnya.  
BPOM telah menyita sejumlah jenis makanan ringan, yang umumnya dikonsumsi anak-anak. Misalnya, permen manis Haribo Happy Cola dan Haribo Gold produk Jerman ( disita karena tidak mencantumkan kandungan babi di dalam makanan tersebut), Island Crisps bali, Shoyue Chips, Sugar Peanuts Camel (kemasan makanan tidak memenuhi ketentuan label).
Dari hasil pengamatan petugas lapangan yang disebar BPOM, sejumlah produk yang disita itu membanjiri pasar swalayan kelas atas saat bulan Ramadhan. Bahkan ada orang yang dengan sengaja  mengedarkan produk pangan olahan kadaluarsa atau tidak memenuhi syarat keamanan, mutu dan gizi serta label.
Walau banyak temuan yang memprihatinkan, BOPM menemukan bahwa pelanggaran yang dilakukan sejumlah produk seperti susu, pangan diet, dan pangan khusus cenderung menurun.
BPOM akan terus mengawasi peredaran produk pangan yang tidak memenuhi syarat keamanan, mutu, gizi serta label. Pengawasan ketat juga akan dilakukan kepada para pengusaha parcel jelang hari raya lebaran nanti.
Sebetulnya para konsumen bisa memeriksa sendiri makanan yang kedaluarsa. Jika produk itu tidak mencantumkan tanggal batas waktu berlaku, maka pembeli  harus tahu cara mudah deteksi makanan kedaluarsa. o nor