Rabu, 25 Mei 2016
Ini Dia Calon Kuat Kabareskrim
Beritabatavia.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) sedang melakukan seleksi terhadap sekitar lima Jenderal bintang dua yang akan dipromosikan pengganti Komjen Anang Iskandar.
Sementara, sebuah sumber di Mabes Polri menyebutkan,hingga menjelang putusan Wanjakti, nama Irjen Arman Depari masih menjadi calon kuat.
Ditemui terpisah, Irjen Arman Depari mengaku tidak mengetahui jika namanya masuk dalam pembahasan Wanjakti.
“Saya tidak mengetahui soal calon Kabareskrim. Tetapi sebagai prajurit bhayangkara saya siap menjalankan tugas dan tanggungjawab,â€kata Irjen Arman.
Menurutnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) adalah ujung tombak pelaksanaan penegakan hukum oleh Polri. Tentu seorang Kabareskrim, harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab itu dengan baik.
“Siapapun yang diberikan kepercayaan oleh pimpinan untuk menduduki jabatan Kabareskrim, tentu dia adalah perwira terbaik,†kata Arman Depari yang saat ini sebagai Deputy Pemberantasan BNN.
Lebih Dekat Dengan
Irjen Arman Depari
Lulus Akademi Kepolisian 1985, perwira muda ini langsung “berburuâ€.Posisinya sebagai Kasubnit Pembunuhan dan Penculikan Ditserse Polda Metro Jaya yang mengharuskannya setiap hari berhadapan dengan para penjahat jalanan, penjahat kambuhan dan residivis yang suka melakukan kekerasan bahkan main bunuh.
Ada sebuah prestasi yang ditorehkan Arman Depari saat berada di unit yang namanya lumayan seram itu, ia dan jajarannya berhasil mengungkap tuntas kasus pembunuhan bos Irama Tara, Nyo Beng Seng. Kala itu kematian “big bos†itu sempat menggegerkan “dunia persilatan†Ibukota.
Barangkali dunia reserse dianggap sesuai dengan talenta Arman. Anak Berastagi, Sumatera Utara ini tetap diberi kesempatan berkiprah dijajaran serse dengan jabatan baru, tak jauh beda dengan sebelumnya. Tak ayal, Arman pun harus bergerak semakin cepat memburu para bandit Ibukota.
Arman yang sempat dijuluki si-cowboy sempat ditugaskan ke Biak dan Papua. Menjadi Wakapolres. Tapi tak lama, ia ditarik dan diperintahkan kembali berpacu dilapangan.
Arman masuk lagi ke habitatnya, ia dipercaya sebagai Kasat Serse Umum Polda Riau. Kemudian dipromosikan ke Polda Sumatera Utara dengan jabatan yang sama,Kasat Serse Umum Poldasu.
Di Medan, Arman sempat memegang tongkat komando Kapolres Langkat, tapi lagi-lagi, Ia balik lagi ke lingkungan serse dan dipercaya menjadi Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara.Sebelum kembali ke Ibukota. Arman juga sempat menjadi KaDensus 88 Anti Teror Bom Poldasu.
Bukti Arman Depari memang reserse sejati, menjelang bintang turun dipundaknya, ia tetap tak beranjak dari lingkungan serse. Mabes Polri mempercayakan ayah tiga anak ini sebagai Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, kemudian Dir Narkoba Bareskrim Polri.
Tentu saja, jam terbang sebagai polisi narkoba membuat Arman semakin matang. Apalagi, selama mengurai jalur sindikat narkoba internasional, Ia sudah terbiasa bekerja sama dengan polisi lintas benua.
Dalam kiprahnya, berbagai prestasi telah ditorehnya. Tentu masih segar dalam ingatan,ketika ia menjabat sebagai Kapolda Kepri 2014 lalu. Tak hanya kampung narkoba di Batam yang diubek-ubek, Arman tak memberi ampun kepada penjahat penyeleweng Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang sudah bertahun-tahun merampok BBM di Kepri. Ia juga menutupi rumah-rumah yang dijadikan gelanggang permainan judi.
Ketika bursa calon Kabareskrim Polri jadi sorotan beberapa hari belakangan ini, nama Deputi Pemberantasan BNN ini pun ikut disebut-sebut.
Adalah Edi Hasibuan, mantan anggota Kompolnas yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia ( LEMKAPI), menilai, sosok Irjen Polisi Arman Depari sangat pantas untuk mengisi pos Kabareskrim Polri.
Menurutnya Arman cukup berpeluang dalam bursa tersebut, karena jenderal bintang dua itu merupakan salah satu perwira tinggi Polri yang karirnya cukup gemilang.
“Arman memiliki karir gemilang di bidang reserse,†katanya.
Akhirnya, meskipun Arman Depari bukan pilihan, tetap saja namanya pantas dicatat sebagai salah satu dari sekian reserse Polri yang handal dan dapat diandalkan.Bahkan diberikan kepercayaan untuk menduduki jabatan Kapolda di wilayah yang ancaman gangguan Kamtibmasnya tinggi, seperti Medan, Sumatera Utara. O Edison Siahaan/Edi Saputra Ginting