Rabu, 18 Agustus 2010

Macet Parah, Presiden Terlambat, Pemprov DKI Tak Mampu

Ist.
Beritabatavia.com - Pemprov DKI nyaris belum menemukan solusi untuk mengatasi kemacetan hebat yang hampir setiap hari terjadi di ibukota Jakarta. Kemacetan di Jakarta dan sekitarnya akan semakin parah, jika hujan turun. Pasalnya, sejumlah ruas jalan digenangi air, sehingga mengganggu laju kendaraan. Kemudian, para pengendara motor yang menggunakan kolong jembatan penyeberangan tempat berteduh, hingga searuh ruas jalan digunakan untuk parkir motor.
Kondisi kemacetan yang luar biasa tersebut mendapat perhatian serius Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden menegaskan, kemacetan di Jakarta adalah permasalahan yang harus segera diatasi. "Macet harus dipecahkan, itu masalah ibukota negara ini," kata Presiden Yudhoyono dalam acara peringatan Hari Konstitusi di gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Rabu (18/8).

Pada kesempatan itu, Presiden menceritakan, iring-iringan kendaraan kepresidenan sempat terjebak macet di Jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya di depan kantor Kementerian Pertahanan. Sehingga hanya di lokasi itu saja, iring-iringan kendaraan presiden menghabiskan waktu sekitar 20 menit. Akibatnya,  presiden tiba di gedung MPR/DPR terlambat dari jadwal yang ditentukan.
"Akibatnya, saya tiba di depan tepat satu menit sebelum acara dimulai," kata Presiden.

Saat itu, kemacetan parah terjadi dari mulai ruas jalan Medan Merdeka Barat hingga ruas jalan Jenderal Sudirman. Bahkan, ruas jalan di bawah jembatan layang Karet hampir macet total. Nyaris seluruh ruas jalan itu dipakai sebagai tempat parkir para pengendara sepeda motor. O ant/son