Minggu, 24 Juli 2016
Profesional di Menara Gading
Beritabatavia.com - Di atas menara gading sarat puja puji, penuh dengan kemewahan dan pelayanan, apa yang dikata akan menjadi nyata. Kata-kata seolah menjadi sabda. Semua siap sedia tanpa ada perbantahan, semua baik adanya.
Karena, tatkala mereka memandang ke bawah akan semua terlihat indah bagai mutu manikam yang terurai penuh dengan warna warni keindahan. Sampah, kotoran, orang sakit, kekecewaan,kesedihan, kepahitan, kedukaan, bau amis, bau anyir darah tidak akan sampai di menara gading.
Teriakan-teriakan kelaparan, aduan-aduan keputusasaan tiada terdengar di menara gading. Semua yang ada cantik, indah, wangi, siap dan penuh puja puji.
Menara gading menjulang tinggi siapa menopangnya, siapa fondasinya, siapa yang menjadikanya kokoh? Pasti yang sedang mabuk akan lupa atau pura-pura tidak tahu atau tidak mau tahu, bahwa yang ada dipilar-pilarnya adalah keringat, pengorbanan, kesedihan, kemarahan, kesengsaraan, kekecewaan yang semua dicurahkan agar menara gading kokoh, tegak, wangi untuk menjadi harapan yang dapat memberi solusi.
Menara gading bagai kursi panas sarat kutukan yang memabukan, yang membutakan, mentulikan atas segala penderitaan, kesusahan, kesedihan.
Semua itu diganti oleh para kroni dengan tipuan-tipuan yang memabukkan dan mencandui, sehingga tak ingin mendengar perbedaan, tak ingin tahu kesusahan, tak ingin melihat kematian tak sudi mendengar rintihan kesakitan dan tak suka menghirup anyir darah pengorbanan.
Pondasi menara gading akan semakin kokoh dan memiliki mata, telinga serta hidung, bahkan menjadi solusi. Apabila orang-orang yang berada di atas menara gading sudah memiliki askera sebagai dasar penilaian untuk layak dikatakan profesional.
Seseorang dikatakan profesional dalam bekerja ada dasar dan latar belakang pendidikkan yang menjadikanya ahli. Keahlianya dapat dilihat atau dinilai dari askera sebagai tolok ukurnya:
1.Attitude = perilakunya,Orang dihormati bukan karena pangkatnya, kepandaianya, kekayaanya melainkan
perilakunya. Apakah keberadaanya membawa manfaat bagi sesamanya dan orang lain? Adakah pengorbananya bagi kemajuan dan perbaikan serta kebaikan? Adakah keteladananya?
2.Skil = ketrampilan. Apakah ketrampilannya mampu menunjjukkan cara menyelesaikan masalah dengan cepat tepat dan berkualitas? Tingkat ketrampilan ini juga dapat dilihat dari standar-standar administrasi,operasional, waktu, dan sebagainya.
3.Knoledge = pengetahuan. Pengetahuanya luas dan up to date. Mampu berpikir holistic dan sistemik. Mampu membangun suatu model untuk memperbaiki kesalahan, siap di masa kini dan menyiapkan masa depan yang lebih baik.
4.Eksperience = Pengalaman
Teruji dan terpercaya karena memiliki sifat pembelajar dalam rentang waktu dari berbagai jenis pekerjaan yang kompleks. Mampu menemukan sesuatu yang baru dari berbagai pengalamanya.
5.Responsibility = bertanggung jawab
Pekerjaanya dan keberadaanya dapat dipertanggungjwabkan secara administrasi, secara hukum, secara fungsional maupun secara moral.
6.Acountability = pengakuan
Mendapat pengakuan dan diakui apa yang dikerjakannya serta keberadaanya sebagai sesuatu yang membawa manfaat.O Kombes DR Chrysnanda DL