Selasa, 24 Agustus 2010

Korban Alwynshah Gas Teridentifikasi

Ist.
Beritabatavia.com - Setelah melakukan olah TKP dan melakukan proses identifikasi terhadap dua jenazah korban ledakan tabung oksigen yang hancur terpotong-potong, petugas kepolisian akhirnya berhasil mengindentifikasi satu korban tewas. Korban tersebut bernama Andri (21) asal Cilimus, Kuningan, Jawa Barat. Sementara satu lainnya, hingga kini belum berhasil diidentifakasi petugas.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Andap Budhi Revianto, mengatakan, dari hasil identifikasi baru satu jenazah yang berhasil dikenali lantaran bagian kepala hingga tubuh korban masih utuh. “Korban dikenali oleh rekannya yang mengenal dari wajah serta rambut korban,” ujar Andap, Selasa (24/8).
Andri merupakan salah satu dari tiga karyawan yang bekerja di depo pengisian gas Alwynshah Gas milik Rochim. Jenazah korban dikenali setelah, Rohman, saudara kandung Rochim mengenali jenazah korban. “Jenazah Andri ditemukan dalam kondisi separuh badan,” kata Andap.
Diungkapkan Andap, untuk jenazah lainnya hingga kini belum ada pihak yang mengenalinya. “Kami masih menyusuri lokasi untuk mengumpulkan potongan tubuh yang masih tertinggal,” ucapnya.
Sementara itu, untuk korban luka, hingga berita ini diturunkan jumlahnya terus bertambah menjadi delapan orang. Korban luka-luka yakni, Hilal (43) mengalami luka memar di bagian paha kanan, Rahmat (4) anak Hilal menderita luka pada bagian belakang kepala. Kemudian Maskiah (36) yang menderita luka di bagian kepala, Sudrajat (50) luka pada bagian perut, Sardi (58) luka memar di dahi dan tangan kanan, Iip Rukman (21) luka pada jari kaki kiri dan dahi, Indhi (50) luka sobek pada dahi dan hidung serta Sutarja (50) luka pada kaki kiri. O bjc/brn