Sabtu, 21 Januari 2017
Anggota Serse Narkoba Tewas OD
Beritabatavia.com - BRIPTU Rory Purnawan Irawan, anggota reserse narkoba dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya ditemukan tewas di salah satu kamar Hotel Feodora di Jalan Susilo Raya, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (21/1/2017), sekitar pukul 05.30 WIB.
Kanitrekrim Polsektro Tanjung Duren Iptu Supriyatin membenarkan soal penemuan jasad anggota polisi tersebut. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani aparat Polrestro Jakarta Barat. Namun Iptu Supriyatin belum bisa memberikan keterangan lengkap kronologis penyebab kematian anggota polisi itu.
Namun dari informasi yang dihimpun, korban diketahui sempat mengonsumsi 4 butir pil ekstasi dan menghisap sabu bersama teman wanitanya, Sri Mulyati, di dalam kamar hotel. Setelah itu, korban sempat pergi ke kamar mandi usai menonton film porno bersama Sri. Begitu kembali, Rory sempat mengajak teman wanitanya untuk berhubungan intim.
Namun karena tak kunjung ereksi, Rory pun melangkah untuk mengambil air minum. Tiba-tiba korban langsung terjatuh ke lantai dan tak sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Royal Trauma, Jakarta Barat, tetapi nyawa Rory tak tertolong lagi. Dari dalam kamar hotel polisi menemukan barang bukti berupa satu pasang sandal milik korban, 3 butir pil ekstasi, 1 paket sabu dan 3 butir H5.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polri Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan anggota reserse Polda Metro Jaya meninggal di dalam kamar hotel bersama seorang wanita. Keberadaan anggota polisi di hotel untuk menerima informasi dari wanita yang selama ini dikenal sebagai informan, pemberi informasi dalam kasus narkoba.
"Ada surat tugas yang dipegang korban. Dan wanita itu adalah informan polisi. Soal lokasi pertemuan bisa dimana-mana, termasuk kamar hotel. Meski demikian kasus kematian ini akan diselidiki dan meminta sejumlah keterangan para saksi," papar Kombes Argo.
Selain itu, lanjut dia, korban akan dilakuka tes urine. Langkah ini tidak serta-merta menjamin anggota tidak terlibat penyalahgunaan narkoba. “Tentunya ini bagian dari pengawasan, dan tes urine tetap kita lakukan,†tambahnya. o eee