Kamis, 02 September 2010
Internet Untuk Pantau TKI di Hongkong
Beritabatavia.com - Untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta perlindungan bagi warga Indonesia, Konsul Jenderal RI di Hong Kong secara resmi melakukan peluncuran/soft launch Sistem Informasi Online Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Internet, di ruang Ramayana, Gedung KJRI Hong Kong, awal pekan ini. Acara dihadiri oleh pimpinan dan anggota APPIH serta perwakilan media.
Sistem ini ditujukan untuk mempermudah koordinasi antara KJRI dengan perusahaan pengerah TKI di Indonesia dan Agensi di Hong Kong. Penerapan sistem ini diharapkan dapat memonitor status penempatan TKI, seperti kedatangan, pindah agen, pindah majikan, maupun pemutusan kontrak atau termination, sehingga proses perlindungan TKI dapat dilakukan dengan lebih baik dan lebh terkoordinasi.
Secara simbolis Konsul Jenderal Ferry Adamhar log in ke dalam Sistem Informasi Online TKI Berbasis Internet sebagai tanda diresmikannya peluncuran sistem ini. Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI menyampaikan bahwa penerapan sistem ini didasarkan pada motto KJRI yaitu Pelayanan Berbasis Perlindungan.
Sistem ini dipandang sebagai salah satu katalisator peningkatan kualitas pelayanan serta perlindungan warga Indonesia. Sistem ini diharapkan dapat lebih mengawasi proses rekrutmen dan penempatan TKI di Hong Kong serta mengurangi, bahkan menghilangkan praktek ilegal perektrutan TKI.
Sistem ini diyakini dapat bermanfaat bagi seluruh pihak, baik di Indonesia maupun di Hong Kong, dan dapat meningkatkan jalur koordinasi demi memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap TKI. O deplu/brn