Senin, 06 September 2010
Manusia Gerobak Jarang Terlihat di Jaksel
Beritabatavia.com - Kegiatan penertiban pemulung dan pengemis yang menggunakan gerobak dorong (manusia gerobak) tak maksimal karena informasi akan adanya penertiban sehari sebelumnya sudah diketahui mereka.
“Sudah dua hari ini mereka yang biasa meminta-minta dijalanan dengan menggunakan gerobak berserta anak dan istri menghilang dari pinggir jalan,†kata Usman, pedagang rokok, di Jl. Raya RS Fatmawati, akhir pekan lalu.
Menurut dia, selama dua hari ini memang yang beroperasi menjadi peminta-minta atau pengemis di sepanjang jalan ini agak berkurang. Bahkan, terkesan malah menghilang atau sepi.
Keberadaan manusia gerobak atau pengemis yang membawa anak dan istri yang menunggu uluran tangan warga pemakai kendaraan atau yang melintas di sepanjang jalan tersebut marak setiap bulan puasa hingga menjelang lebaran.
Jam datang dan operasi manusia gerobak memang bervariasi tapi lebih sering mulai Pk. 19:00 mereka sudah berdatangan dan mencari lokasi untuk duduk-duduk serta tiduran.
Kasatpol PP setempat Jurnalis dan Kasie Operasional Bambang, mengatakan kegiatan penertiban manusia gerobak tetap dilakukan, namun pendekatannya secara persuasif dan tidak arogan.
“Mereka sejak beberapa hari lalu sudah diingatkan agar tak mencari nafkah dengan mengemis di pinggir jalan. Selain untuk keselamatan diri mereka juga sangat tak etis jika anak-anak atau bayi juga dilibatkan untuk mencari rezeki di malam hari dalam udara terbuka,â€ujarnya. O brn