Kamis, 09 September 2010

Mengais Rejeki Dari Anyaman Daun Kelapa Muda

Ist.
Beritabatavia.com - Ketupat tentunya tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Terlebih dalam bulan puasa dan menjelang lebaran. Makanan ini menjadi satunya menu saat silahturahmi lebaran di sejumlah rumah warga. Malah ada sebagian warga yang berpendapat ‘Lebaran’ Idhul Fitri tanpa ketupa rasanya kurang afdol.

Inilah yang dimamfaatkan Wardi warga Bogor, bersama tiga temannya mendulanag rejeki dengan menganyem daun kelapa muda untuk dijadikan sebagai pembungkus ketupat. Wardi bersama temannya pun hijrah ke Jakarta sejak beberapa hari lalu,  untuk menjual hasil anyemannya.
Bapak empat anak ini, mengaku ingin mencari rezeki dengan menganyam daun kelapa muda menjadi kulit (cangkang) ketupat yang akan dibeli warga kemudian dijadikan pembungkus ketupat lebaran. “Sejak sepekan lalu, saya dan tiga teman sudah mulai membuat cangkang ketupat Lebaran di pinggir jalan atau bawah jembatan penyeberangan ini,” kata Wardi, Kamis (9/9).
Dirinya bersama tiga temannya setiap tahun sekali beralih profesi sebagai pedagang cangkang ketupat saat menjelang lebaran. “Saya memang selalu membuat cangkang ketupat disini,” tuturnya yang mengaku sehari bisa membuat 500 cangkang bersama teman-temannya.
Kalau dua hari bisa mendapatkan sekitar 3000 kulit ketupat yang siap jual. Bahkan, ada sejumlah pedagang yang meminta pesanan kulit ketupat ini sebanyak2 karung, katanya yang mengaku satu karung bisa berisi sekitar 750 hingga 1000 kulit ketupat.
Cangkang atau kulit ketupat itu, tambah edi, di jual sebesar Rp 200 /kulit ketupat dan biasnaya di jual ikatan sebanyak 10 buah.
Hal yang sam juga dilakukan Aji, pedagang kulit ketupat di Pasar Kebayoran Lama, yang mengaku pesanan kulit ketupat menjelang lebaran cukup banyak dari warga maupun pedagang sayur keliling.
“Lumayan lah, biasanya pedagang keliling memesan sekitar 500 kulit ketupat dan warga biasa kebanyakan membeli sekitar 50 hingga 100 buah kulit ketupat,” ujar bapak dua anak yang bertempat tinggal di Ciledug, Kebayoran Lama.
Untuk bahan baku pembuatan cangkang kulit ketupat berasal dari janur atau daun muda kelapa yang dipesan atau kiriman dari kawasan Sukabumi dan Banten karena ke dua daerah itu masih banyak memiliki pohon kelapa.
“Bahan baku pembuatan cangkang kelapa memang saya beli,” ujarnya tapi harus pesa sejak sebelum puasa karena sekarang ini agak sulit mendapatkan daun muda kelapa untuk janur.
Harga jual cangkang kulit ketupat hanya Rp 200,- hingga Rp 300,- yang dijual perikat 10 buah, ujarnya yang juga menjual satu ikat daun kelapa berisi 100 lembar Rp 5000,-. O brn