Selasa, 14 September 2010
Absensi PNS DKI Tahun Ini Lebih Baik
Beritabatavia.com - Untuk mengecek kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) pada hari pertama kerja Selasa (14/9), Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Sidak ini juga dimaksudkan untuk memastikan layanan publik berjalan normal usai cuti Lebaran.
Beberapa kantor dan dinas yang didatangi Prijanto yaitu Dinas Pelayanan Pajak, Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI, dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI. Sidak dilakukan usai halal bihalal Wakil Gubernur bersama dengan para pejabat tinggi dan PNS yang ada di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (14/9).
Prijanto yang didampingi Kepala Inspektorat DKI Sukesti Martono, Asisten Tata Pemerintahan Fadjar Panjaitan, dan Kepala BKD DKI Budhihastuti mengunjungi Gedung Dinas Teknis Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat. Dinas pertama yang ditinjau yaitu Dinas Pelayanan Pajak (DPP). Saat memasuki gedung itu, Prijanto menanyakan kantor Pusat Layanan Informasi Pajak Daerah yang masih tutup padahal waktu sudah menunjukkan 09.30. Biasanya kantor tersebut sudah harus beroperasi sejak pukul 08.00.
"Ini kok masih tutup," tanya Prijanto kepada Iwan Setiawandi, Kepala Dinas Pelayanan Pajak yang hanya bisa tersenyum. Kemudian usai sidak, pada pukul 10.00 akhirnya kantor pusat pelayanan informasi pajak daerah tersebut buka dan tiga karyawannya mulai bekerja. "Ini tadi ke mana?" tanya Prijanto. Lalu Iwan menjawab, "Ternyata tadi seluruh petugas lagi absen di atas.â€
Di DPP, Prijanto sidak ke kantor pelayanan pajak Jakarta Pusat I dan Jakarta Pusat II. Kepala DPP DKI Iwan Setiawandi melaporkan total pegawai yang bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pusat I ada 20 orang, namun yang hadir 19 orang, sedangkan satu orang tidak hadir karena sakit. Sementara total pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Jakarta Pusat II ada 20 orang, yang hadir sebanyak 18 orang. Sisanya, satu pegawai sedang cuti dan satunya lagi mengalami kecelakaan saat mudik.
Kemudian Prijanto bersama rombongan menuju kantor Dinas Tata Ruang yang masih satu gedung dengan kantor DPP DKI Jakarta. Dia berkesempatan mengunjungi kantor Pemanfaatan Ruang Kota didampingi Kepala Dinas Tata Ruang Wiriyatmoko. Seluruh pegawai di ruang kantor tersebut yaitu 33 PNS hadir semua dan tidak ada yang bolos. Selain itu, Prijanto juga mengunjungi Jakarta City Planning Gallery yang telah diresmikan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo beberapa waktu lalu.
Usai sidak di Gedung Dinas Teknis Jalan Abdul Muis, Prijanto langsung menuju Gedung Dinas Teknis Jalan Jatibaru, Jakarta Pusat yang di kawasan tersebut terdapat kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan (Dishub), dan BPN DKI.
Saat tiba di Dinas PU DKI, Prijanto disambut langsung Kepala Dinas PU DKI Ery Basworo. Ery melaporkan dari 506 PNS di Dinas PU DKI, yang masuk pada hari pertama kerja sebanyak 472 pegawai. Sisanya, sebanyak 25 pegawai cuti, tiga orang sakit, dua orang tugas belajar, dan empat orang terkena hukuman disiplin atau masih dalam proses peradilan.
“Absen dilakukan melalui mesin absen sidik jari atau handkey yang baru diberlakukan per Januari 2010. Kami sudah memiliki delapan handkey," kata Ery.
Namun ketika sampai di ruang sub bagian umum Dinas PU DKI Jakarta, Prijanto marah melihat meja makan di ruang tersebut sangat kotor, piring kotor, dan tisu bekas berserakan di atas meja. Dia menegur seluruh pegawai agar lebih menjaga kebersihan ruang kerjanya. “Kalau sudah makan ya dibersihkan. Jangan dibiarkan kotor. Ini tidak pantas. Ini kan kantor, ya dibersihkanlah,†ujarnya kesal.
Kekesalan Prijanto berlanjut saat mengunjungi ruangan Monitoring Angkutan Lebaran di Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Dia melihat papan manual informasi angkutan Lebaran baru ditulis hingga H-3 Lebaran, padahal sekarang sudah H+4 Lebaran. “Papan informasi ini juga harus di isi dong. Bagaimana bisa seperti ini?†paparnya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Dishub DKI Riza Hasyim menjelaskan dari total pegawai di Dishub sebanyak 320 orang, yang hadir kerja sebanyak 288 orang. Sisanya, sebanyak 12 orang mengambil cuti dan 20 orang sedang dinas luar.
Prijanto juga mengunjungi kantor BPN DKI Jakarta. Kepala BPN DKI Jakarta, M Ikhsan, melaporkan dari total pegawai sebanyak 697 orang, hanya lima orang yang tidak masuk karena sakit. “Meski banyak yang mengajukan permohonan cuti, saya tolak semua. Karena pemerintah sudah memberikan cuti Lebaran selama lima hari,†ungkapnya.
Terakhir, Prijanto melakukan sidak ke kantor BKD DKI Jakarta. Hasilnya, dari total pegawai di BKD DKI sebanyak 177 orang, yang masuk kerja setelah libur Lebaran sebanyak 161 orang. Sisanya 16 orang tidak hadir dengan keterangan 10 orang cuti, dua orang izin karena melahirkan dan ibunya meninggal dunia, tiga orang sakit, dan satu orang tugas belajar.
Usai sidak, Prijanto menyatakan sudah ada peningkatan disiplin seluruh PNS DKI Jakarta. “Saya merasa puas. Semua dapat dikatakan tidak ada yang tidak hadir tanpa keterangan. Kalau tidak hadir statusnya izin dan kecelakaan dari dinas Pekerjaan Umum. Dari beberapa SKPD yang saya tinjau tadi, saya berharap itu menjadi gambaran yang menyeluruh terhadap kinerja SKPD DKI. Hasilnya lebih baik dari tahun-tahun lalu,†ungkapnya.
Jika ada pelanggaran disiplin, tegawas Prijanto, PNS dikenakan hukuman disiplin berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri. Pelanggaran disiplin ringan, dikenakan sanksi teguran lisan hingga peringatan tidak puas. Pelanggaran disiplin sedang, hukumannya pemotongan gaji dan penurunan pangkat. Sedangkan pelanggaran berat, hukumannya tidak ada kenaikan pangkat selama tiga tahun. Objc/brn