Selasa, 21 September 2010
DPR Belum Terima Nama Calon Kapolri
Beritabatavia.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga hari ini belum menerima nama calon Kapolri yang diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). DPR baru menerima nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Panglima TNI.
Surat calon pimpinan KPK dan Panglima TNI dari Presiden SBY itu dibacakan Wakil Ketua DPR Pramono Anung saat memimpin sidang paripurna di gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/9).
Paripurna yang berisi dua agenda itu diawali dengan pembacaan surat-surat yang masuk ke DPR. Termasuk surat dari Presiden SBY.
"Pimpinan membacarakan surat yang masuk. Antara lain soal calon pengganti pimpinan KPK dan calon Panglima TNI," kata Pramono Anung di hadapan sidang paripurna.
Dua calon pimpinan KPK hasil uji yang dilakukan Panitia Seleksi yakni Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto. Sedangkan, nama calon Panglima TNI adalah Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono.
Tetapi, di hadapan sidang paripurna itu tidak dibacakan adanya surat dari Presiden tentang nama calon Kapolri. Presiden belum juga mengirimkan nama calon kuat Kapolri yang akan mengganti Bambang Hendarso Danuri yang pensiun bulan depan.
Mabes Polri sudah mengajukan dua nama calon Kapolri kepada Presiden. Saat ini, dua nama yang santer disebut-sebut sebagai calon kuat itu adalah Kepala Inspektur Pengawasan Umum Komisaris Jenderal Nanan Soekarna dan Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan Komisaris Jenderal Imam Sudjarwo yang baru diangkat menjadi bintang tiga.
Agenda paripurna sendiri berisi dua agenda. Pertama, pembahasan kerjasama teknik militer antara Indonesia dengan Rusia. Kedua, membahas pandangan akhir fraksi soal kewenangan badan legislatif dalam mengajukan Rancangan Undang-Undang. o vnc/nor