Minggu, 18 April 2010
Mancio & Don Carlo Tetap ‘PeDe'
Beritabatavia.com - Duo pelatih asal Italia, Roberto Mancini dan Carlo Ancelotti masih yakin untuk mencapai target timnya masing-masing meski kalah dalam pertarungan derby di pentas Liga Primer pekan ini.
The Citizen Manchester City yang dibesut Mancini dipecundangi rival sekota The Reds Devils Manchester United (MU) 0-1 di Stadion City of Manchester, sementara Ancelotti bersama The Blues Chelsea dilibas ‘ilywhite Tottenham Hostpur 1-2 dalam derby sesama klub London di White Hart Lane.
Mancini yang dikenal kalem tak mampu menguasai amarahnya setelah melihat skuadnya ditelikung The Red Devils untuk kali ketiga dalam empat pertemuan mereka musim ini. Adalah Paul Scholes yang menjadi sumber malapetaka bagi The Citizen. Gelandang gaek ini ternyata masih mampu menjaga naluri golnya dengan mencetak gol semata wayang bagi kemenangan MU di masa injury time.
Gol Scholes menghidupkan kembali asa MU untuk meraih gelar tapi juga mengandaskan harapan City berlaga untuk kali pertama di pentas Liga Champions musim depan menyusul sukses Tottenham membekuk Chelsea di White Hart Lane.
“Itulah sepakbola. Sulit untuk dipercaya tapi bagi kami kekalahan ini tidak mengubah apapun. Kami masih memiliki empat pertandingan lagi,â€seloroh Mancini menghibur diri. “Kami sangat kecewa atas kekalahan ini dan saya sangat marah, tapi selalu menyikapinya dengan positif. Kami memiliki beberapa peluang dan kami tidak pantas kalah tapi itulah sepakbola,†tegas mantan bos Inter Milan yang kerap disapa Mancio itu.
"Kami menunjukkan suatu permainan yang bagus tapi jalannya pertandingan memang sangat ketat. Ketika Scholes mencetak gol di menit-menit terakhir, itu sungguh suatu ketidakberuntungan bagi kami,†imbuh Mancini yang sebelum laga sesumbar timnya akan melesakkan empat gol ke gawang MU.
Dengan kekalahan ini, City tergusur ke peringkat kelima karena kalah selisih dua poin dari Tottenham yang melesat ke posisi empat. Tapi City bisa merebutnya kembali karena mereka masih akan bertemu Tottenham di Eastlands sebelum akhir musim. Sudah tentu laga nanti akan menjadi pertarungan ‘hidup-mati’ bagi kedua tim untuk mendapatkan slot terakhir di zona Liga Champions.
Situasi serupa juga dihadapi Chelsea yang akan bersaing ketat dengan MU dan Arsenal dalam perburuan gelar. Pasalnya, jarak poin diantara mereka tidak terlalu menyolok. Chelsea masih memimpin klasemen meski kehilangan tiga poin penting. The Blues kini mengoleksi total 77 poin dari 35 pertandingan sementara MU menempel ketat dengan jarak satu poin.
Menanggapi kekalahan Chelsea, Don Carlo bersikap positif. Faktanya Chelsea masih memimpin dan Ancelotti mengimbau pemainnya tidak panik menghadapi empat laga sisa. Bila mampu menyapu bersih semuanya dengan kemenangan maka gelar juara menjadi milik mereka.
“Gelar masih ada dalam genggaman kami, jadi kami tidak perlu takut. Kami hanya perlu segera fokus untuk laga berikutnya melawan Stoke,†seru Don Carlo.
Konsentrasi dan disiplin tinggi mutlak diperlukan Chelsea dalam menghadapi laga sisa. Hal ini menjadi perhatian utama Ancelotti. Pasalnya, ia melihat lini pertahanan timnya sedikit goyah menyusul terjadinya gol penalti Jermain Defoe (6) dan gol Gareth Bale (44) yang membawa Tottenham unggul dua gol sebelum rehat. Emosi barisan belakang juga labil ketika John Terry diganjar kartu merah di menit ke-67. Untungnya, mental pemain Chelsea tidak langsung anjlok. Mereka tetap bersemangat hingga akhirnya melahirkan gol balasan melalui Frank Lampard. jhn