Minggu, 18 April 2010

Awan Debu Vulkanik Ganggu Aktivitas Sepakbola

Ist.
Beritabatavia.com - Awan debu yang keluar dari letusan gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia turut berdampak buruk terhadap aktivitas sepakbola di Eropa. Sejumlah tim terancam tidak bisa terbang akibat tebalnya awan debu itu.

Sejak Rabu (14/4), Eyjafjallajokull meletus. Akibat letusan itu, awan debu pun menyelimuti langit Eropa. Akibatnya, ribuan penerbangan di benua biru jadi ditunda atau batal. Sialnya, tengah pekan ini Eropa punya agenda sepakbola penting. Leg 1 semifinal Liga Champions akan digelar pada Selasa (20/4) dan Rabu (21/4), sementara semifinal Liga Eropa dihelat pada Kamis (22/4).

Dengan gangguan awan debu serta aktivitas Eyjafjallajokull yang tampak belum mereda, dikhawatirkan tim-tim yang harus bermain tandang tidak bisa melakukan perjalanan.
Sebagai catatan, di Liga Champions, Barcelona harus melawat ke Milan untuk bersua Inter Milan dan Lyon harus terbang ke Munich untuk menjumpai Bayern Munich.

Di Liga Eropa, Liverpool harus terbang ke Madrid karena dijadwalkan berduel dengan Atletico Madrid dan Fulham mesti berkunjung ke Hamburg untuk meladeni Hamburg SV.
Manajer Fulham Roy Hodgson mengaku sudah mengontak UEFA untuk membicarakan situasi yang pelik ini. Bila tidak dimungkinkan terbang, banyak tim yang mungkin harus menempuh jalan darat dengan bus atau kereta api.

"Salah satu perhatian UEFA adalah keadilan apabila ada lawan yang tidak mungkin menempuh bahaya untuk bertanding. Skenario idealnya, debu vulkanik itu akan reda dan kami bisa terbang ke Jerman," kata Hodgson, Minggu (18/4).

"Tapi semua tergantung apabila ada penerbangan. Jika tidak ada, maka opsi yang ada tinggal memakai kereta api dan bus ke Hamburg. Masalah berikutnya timbul karena mungkin tidak ada kereta api dan bus. Tapi saya yakin UEFA akan memecahkan masalah ini," yakin Hodgson.

Kubu Barcelona juga menghawatirkan perjalanan mereka ke Italia. Tim Spanyol ini akan terpaksa terbang ke Milan pada Minggu, bukan Senin seperti yang direncanakan.
Setelah bermain imbang tanpa gol melawan rival sekota Espanyol, Sabtu, klub memutuskan untuk mempercepat sesi latihan pada Minggu.

Jika tidak memungkinkan untuk terbang ke Milan, Barca akan mencoba rute penerbangan menuju wilayah dekat Italia. Andaikata semua jalur penerbangan ditutup maka alternatif terakhir adalah melakukan perjalanan ke Milan dengan menumpang bus. jhn