Selasa, 28 September 2010

Pemindahan Ibukota Matang 2011

Ist.
Beritabatavia.com - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Helmy Faishal Zaini, menyatakan, pemerintah akan mematangkan pemindahan Ibukota dari Jakarta ke daerah lain pada tahun 2011 mendatang. Pemerintah tak mau terburu-buru karena bisa memunculkan spekulasi tanah.

"Jadi, masalah pematangan pemindahan ibukota pada tahun 2011," katanya Helmy usai menghadiri sebuah acara di Institut Pertanian Bogor (IPB), Dermaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/9).

Menurut Helmy, pihaknya tahun ini tidak mematangkan pemindahan ibukota karena dikhawatirkan banyaknya spekulan tanah yang akan membeli tanah di daerah tersebut. Mengenai kemungkinan Jonggol sebagai calon Ibukota, Helmy tak menampik. Namun, dia mengatakan, Jonggol bukan satu-satunya.

"Jadi, bukan hanya Kecamatan Jonggol yang potensi jadi ibu kota. Tapi, Karawang dan Banten sangat potensial jadi ibu kota," katanya.

Jonggol sendiri memang santer disebut kembali dijadikan calon  ibukota karena belakangan muncul proyek pengembangan kawasan ini. Spekulan tanah pun sudah bermunculan di Jonggol.

Pemerintah sendiri sudah membentuk tim kecil mengkaji pemindahan Ibukota ini. Kamar Dagang dan Industri dalam kongres terbarunya juga merekomendasikan pada pemerintah untuk memindahkan Ibukota. o vnc/nor