Rabu, 29 September 2010

JPU: Susno dan Sjahril Djohan Akrab

Ist.
Beritabatavia.com - Haposan Hutagalung, pengacara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) memanfaatkan Sjahril Djohan untuk mendekati Komjen Susno Duadji. Haposan mendekati Susno yang saat itu menjadi Kabereskrim Mabes Polri agar kasus SAL yang dilaporkannya segera ditangani.

"Karena tidak kenal dekat dengan terdakwa Susno, Haposan memanfaatkan Sjahril Djohan yang diketahuinya dekat dengan terdakwa Susno," kata jaksa penuntut umum Erbagtyo Rohan saat membacakan dakwaan kepada Susno di PN Jakarta Selatan, Rabu (29/9).

Menurut  jaksa, Haposan mengetahui kedekatan Susno dan Sjahril karena sehari-hari, Sjahril memanggil Susno yang saat itu memiliki jabatan tinggi di Mabes Polri hanya dengan sebutan 'Sus', tanpa embel-embel 'Pak' atau 'Bang'.

"Selain itu, jika Sjahril menemui terdakwa Susno di kantornya, tanpa mengisi buku tamu dan bisa lewat pintu belakang. Dan bahkan saat terdakwa Susno ada tamu, Sjahril dapat langsung masuk," kata Erbagtyo.

Erbagtyo mengatakan, setelah bertemu dengan Haposan, Sjahril pun setuju untuk membantu dengan menyampaikan keinginan Haposan kepada Susno. Singkat cerita, Sjahril pun mempertemukan Haposan dengan Susno.

"Dalam pertemuan itu, Susno mengatakan, sudah, nanti saya akan perintahkan tangkap. Saya atensi kasus ini," kata Erbagtyo.

Karena 'janji' itu, Haposan pun percaya, kasus PT SAL yang sebelumnya 'tersendat-sendat' akan berjalan lancar. Apalagi, yang menjanjikan adalah seorang Susno, yang saat itu Kabareskrim. o dtc/nor