Jumat, 01 Oktober 2010

Polisi: Ahmad Belum Tentu Ingin Ledakkan Bom

Ist.
Beritabatavia.com - Polda Metro Jaya belum bisa memastikan apakah Ahmad, pembawa bom yang meledak di dekat kantor pos polisi di depan Pasar Sumber Arta, Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat benar-benar ingin meledakan bom. Surat bertema tentang jihad yang ditemukan disakunya juga belum bisa dipastikan ditulis oleh Ahmad.

Demikian disampaikan Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada wartawan, Jumat (1/10).
 
"Bisa jadi surat dibuat orang lain dimasukkan ke kantong Ahmad. Ini masih kami kembangkan," kata Boy.

Menurut Boy, pengembangan kasus ini terkendal oleh kondisi Ahmad yang belum pulih dari luka-luka yang dialaminya saat ledakan terjadi. Hingga kini, kondisi kesehatan pria yang tidak diketahui alamatnya baru pulih sekitar 40 persen.
 
"Jadi belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik. Polisi belum bisa memastikan apakah bom dibuat Ahmad atau dia hanya membawa, begitu juga maksud dan tujuannya," kata Boy.

Bukan hanya soal pengembangan kasus, polisi juga belum bisa mengorek latar belakang Ahmad. Sampai siang ini, belum ada orang yang mengaku anggota keluarga menjenguk pria berjenggot itu. Ahmad juga tidak membawa kartu identitas apa pun. Boy meminta masyarakat yang mengenalnya untuk melapor ke polisi.

Meski demikian, apa yang dilakukan Ahmad tetap merupakan sebuah teror. "Tapi kami belum tahu motif dan tujuannya, termasuk keterkaitannya dengan kelompok teroris," papar Boy.

Kemarin pagi, Ahmad diketahui menuntun sebuah sepeda di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang dari arah Jakarta menuju Bekasi. Di dekat seorang personel polisi, bom yang diduga dipasang di sepeda itu meledak. Korbannya Ahmad sendiri, sementara personel polisi terdekat dari Ahmad segar bugar dan memberikan kesaksian soal peristiwa ini. o nor