Sabtu, 09 Mei 2020

Kapolda Irjen Nico Afinta Bawa Lima Program Untuk Warga Kalsel

Ist.
Beritabatavia.com -

Arek Surabaya asal Batak Karo (Arsak) mungkin sebutan yang tepat untuk pria berpangkat Jenderal bintang dua atau Irjen  Dr. Nico Afinta Karo-Karo, S.I.K., S.H., M.H. Pria kelahiran Surabaya 30 April 1971 silam itu, melalui Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1337/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020 ditunjuk menjadi Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggantikan seniornya Irjen Yazid Fanani. Kemudian pelantikan dilakukan Kapolri Jenderal Idham Aziz, pada Jumat 8 Mei 2020.
Alumni AKPOL 1992 itu, dikenal sebagai sosok perwira Polri yang tenang, murah senyum dan doyan membaca buku. Tak heran jika Irjen Nico Afinta berhasil meraih gelar Doktor bidang hukum dari Unpad, Bandung pada 2016.
Memiliki keahlian dibidang reserse, Nico Afinta tetap murah hati, selalu berupaya untuk dapat membantu orang lain. Konsentrasi full pada pekerjaan, tak membuatnya kaku dalam bersikap. Selalu menjadi solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi jajarannya.  Tetapi tak pernah membuka ruang untuk bernegosiasi dengan segala bentuk kejahatan.
“Tak ada ruang untuk kejahatan dan semua tindakan yang potensi menjadi gangguan kamtibmas , “ tegasnya.

Langkahnya pasti, hatinya kukuh mengabdi kepada negara. Menurut Nico Afinta, langkah pertama adalah memastikan seluruh jajarannya memiliki kemampuan memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dan focus memelihara Kamtibmas. Apabila tufoksi itu dilaksanakan dengan baik, maka kehadirannya akan bermanfaat untuk masyarakat.
Nyaris tak terdengar suara yang meragukan integritas dan kompetensi serta profesionalitas Irjen Nico Afinta. Sebagai Kapolda Kalsel, Irjen Nico Afinta dinilai sangat mumpuni untuk mengendalikan Kamtibmas di wilayah Kalsel. Memiliki jam terbang yang tinggi dan pernah menjabat  Kapoltabes Medan yang cukup rawan  menjadi kondusif. Sebagai bukti bahwa Nico Afinta akan mampu mengatasi segala permasalahan yang potensi mengganggu Kamtibmas di wilayah Kalsel.
Selain cerdas, Irjen Nico Afinta, juga piawai memanage anggotanya. Tak heran jika setiap tugas dan tanggungjawabnya berakhir dengan happy ending. Selama berkarir  di Polri, Nico Afinta dikenal tegas dan pemberani. Banyak kasus-kasus besar yang menarik perhatian public berhasil diunkapnya. Sebut saja saat menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, berhasil membongkar jaringan  bandar narkoba seberat 1 ton di Anyer, Banten pada Kamis 13 Juli 2017.
Saat menjabat Direktur Reserse Tindak Pidana  Umum Bareskrim Polri, Nico Afinta ditunjuk sebagai komandan tim teknis kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Kemudian akhir Desember 2019, berhasil menangkap pelakunya dua anggota Brimob Polri.  Meski sederet kasus lainnya yang berhasil diungkap tak membusungkan dadanya.
 “ Semua itu hasil kerja seluruh jajarannya, bukan karena seseorang yang hebat,” ujarnya.

Warga Kalsel juga menyambut baik kedatangan Irjen Nico Afinta menjadi Kapolda di daerah seribu sungai itu. Seperti  ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK, menyambut baik dan berharap Nico dapat merangkul dan mengayomi semua pihak di Kalimantan Selatan.

“Harapan kami sebagai wakil rakyat, Pak Nico bisa bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan DPRD,” kata Supian saat dihubungi wartawan.

Dia juga menaruh harapan kepada Jenderal asal tanah Karo, Sumatera Utara ini dapat menangani secara maksimal persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Kota Seribu Sungai itu.

“Dan yang paling penting beliau (Nico Afinta) dapat mengayomi semua pihak yang ada di Kalimantan Selatan,” harapnya.

Irjen Nico Afinta langsung merespon baik harapan masyarakat Kalsel. Lulusan AKPOL 1992 yang berhasil meraih gelar Doktor hukum pada 2016 sudah memiliki lima program kerja yang didasarkan dari tujuh program Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Pertama, meningkatkan pelaksanaan program prioritas Kapolri di Polda Kalsel dari yang telah dicapai sebelumnya.

Kedua, penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) dengan meningkatkan kepekaan faktual terhadap situasi global, regional, dan lokal dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19.

Ketiga, menjalin kerja sama dan kemitraan secara sinergis dengan pemerintah daerah, TNI, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dalam mewujudkan stabilitas Kamtibmas.

Keempat, memperkuat soliditas, kekompakan internal dan loyalitas di Polda Kalsel untuk meningkatkan citra positif Polda Kalsel.

Kelima, mengoptimalkan pengamanan terhadap implementasi kebijakan pemerintah khususnya bidang ekonomi di wilayah hukum Polda Kalsel agar dapat berjalan dengan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta memberikan atensi khusus soal optimalisasi pengamanan setiap kebijakan pemerintah khususnya bidang ekonomi.
"Optimalkan pengamanan terhadap implementasi kebijakan pemerintah di Kalsel agar dapat berjalan lancar guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya, usai pelantikan,Jumat 8 Mei 2020. Semoga Sukses O Edison Siahaan