Satgas Covid-19 menilai,Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 akan mempercepat penanganan wabah virus corona atau covid-19. Sebab kebijakan baru itu adalah upaya untuk menyelesaikan masalah multidimensi akibat virus covid-19.
Seperti yang disampaikan juru bicara (jubir) Satgas covid-19, Wiku Adisasmito, bahwa Perpres Nomor 82 Tahun 2020, tidak merubah ruang lingkup pelaksanaan tugas penanganan covid-19 baik di pusat maupun daerah. Justru menambah kekuatan dengan kebijakan ekonomi menjadi satu kesatuan Indonesia bangun menghadapi pandemi virus covid-19.
"Penyelesaian masalah dalam bidang ekonomi dapat mendukung penyelesaian masalah di bidang kesehatan menjadi lebih cepat," kata Wiku Adisasmito.
Dalam penjelasan saat konfrensi pers, Wiku Adisasmito, juga mengatakan secara nasional tingkat kesembuhan pasien meningkat. Data Kementerian Kesehatan per 23 Juli 2020 mencatatkan jumlah total kesembuhan sebanyak 52.164 kasus atau sebesar 55,7 persen dari jumlah total kasus terkonfirmasi sebanyak 93.657 kasus dengan penambahan 1.906 kasus.
Wiku Adisasmito menjelaskan, hasil pantauan dilapangan,masih banyak masyarakat yang belum patuh dan displin menjalankan protokol kesehatan.
"Masyarakat harus saling mengingatkan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan," kata Wiku Adisasmito.
Faktanya, lima bulan berjalan upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus covid-19, seperti tidak berarti. Jumlah kasus yang terkonfirmasi positif tertular virus covid-19 terus bertambah dan tersebar di 496 kota dan kabupaten dari 34 wilayah provinsi di Indonesia.
Update covid-19 di DKI
Seperti update informasi kasus covid-19 di 266 dari 267 kelurahan berdasarkan data dari fasilitas kesehatan wilayah DKI Jakarta yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Sabtu 25 Juli 2020, tercatat pertambahan dan jumlah total kasus covid-19:
Pasien Positif + 393 jumlah total 18.623 orang
Pasien meninggal + 0 jumlah total 768 orang
Pasien sembuh + 140 jumlah total 11.725 orang
Pasien dirawat + 110 jumlah total 1.410 orang
Isolasi mandiri + 153 jumlah total 4.730 orang
Update covid-19 Nasional
Pemerintah diminta merespon kondisi darurat kesehatan dengan tindakan yang luar biasa. Serta lebih serius dan fokus agar tidak seperti data yang diperoleh Satgas Covid-19 dari 469 kota/kabupaten di 34 Provinsi di wilayah Indonesia. Hingga Sabtu 25 Juli 2020 pukul 12.00 Wib, tercatat jumlah penambahan dan total kasus terkonfirmasi:
Pasien positif + 1.868 jumlah total 97.286 orang
Pasien sembuh + 1.409 jumlah total 55.354 orang
Pasien meninggal + 49 jumlah total 4.714 orang
Foto : Semua Harus Pakai Masker
Juru bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan, penyebaran dan penularan yang masih terus terjadi, hendaknya menjadi kesadaran bersama agar kita tetap lebih waspada dan displin melaksanakan protokol kesehatan.
Sementara pakar epidemiologi universitas Indonesia,Pandu Riyono, mengatakan, penanganan virus covid-19 di Tanah Air memiliki beberapa kelemahan, diantaranya soal deteksi uji konfirmasi. Kemudian kurangnya suplay reagen untuk memenuhi kebutuhan mesin PCR supaya bisa lebih actual.
Pandu Riyono mengingatkan, untuk menurunkan kurva virus covid-19. Pemerintah harus memastikan masyarakat dan semua pihak tetap displin menjalankan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun.O son