Selain mengganggu hampir seluruh aspek kehidupan sosial maupun ekonomi. Pasien yang terpapar virus corona atau covid-19 juga sangat menderita dan membuat psikis penderitanya benar-benar sangat tertekan.
Bahkan hasil penelitian tim Pusat Medis Irving,Columbia University di rumah sakit yang merawat pasien covid-19, menyebutkan, virus corona bukan hanya merusak fungsi paru-paru. Tetapi juga merusak organ vital lainnya seperti hati, jantung,otak, sistem saraf, kulit dan saluran pencernaan. Laporan tersebut menunjukkan,virus corona secara tidak langsung merusak organ, menyebabkan darah membeku, jantung kehilangan ritme sehatnya, ginjal tak mampu memompa darah, sakit kepala, pusing, nyeri otot, sakit perut, dan ruam kulit.
"Ada banyak temuan soal pasien yang mengalami pembekuan darah dan sebagian besar pasien menderita kerusakan ginjal, jantung dan otak," kata Dr Aakriti Gupta, ahli kardiologi Columbia University yang terlibat dalam riset itu. Dia meminta para dokter perlu mencatatkan Covid-19 sebagai penyakit multisistem karena merusak organ vital manusia.
Apalagi sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang secara resmi dapat digunakan untuk menyembuhkan pasien terpapar virus corona atau covid-19. Sehingga virus covid-19 masih sangat berbahaya dan berdampak sangat luas bagi pasien yang sempat terpapar virus covid-19 maupun keluarga dan orang-orang dekatnya.
Satu-satunya upaya yang efektif untuk memutus rantai penyebaran dan penularan virus covid-19 adalah tetap displin menaati protokol kesehatan (prokes) dan menjalankan 3M atau memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan dengan sabun.
Update covid-19 Nasional
Sementara update informasi yang tersebar di 500 Kabupaten/Kota dari 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Rabu 21 Oktober 2020 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah :
Pasien positif + 4.267 jumlah total 373.109 orang
Pasien sembuh + 3.856 jumlah total 297.509 orang
Pasien meninggal + 123 jumlah total 12.857 orang
Update covid-19 di DKI
Penyebaran dan penularan virus covid-19 juga masih terus terjadi di wilayah DKI Jakarta. Seperti update informasi data dari fasilitas kesehatan di 267 kelurahan yang telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan RI pada Rabu 21 Oktober 2020. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal adalah :
Pasien Positif + 1000 jumlah total 97.217 orang
Pasien Meninggal + 19 jumlah total 2.105 orang
Pasien sembuh + 1.071 jumlah total 82.178 orang
Pasien dirawat - 71 jumlah total 2.661 orang
Isolasi mandiri - 19 jumlah total 10.273 orang

Foto : Virus Covid merusak organ vital manusia
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengingatkan, hendaknya jumlah penularan yang masih terus bertambah, menjadi kesadaran bersama untuk tetap displin dan taat menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Menggunakan masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan adalah upaya melindungi diri dari virus covid-19.
Wiku Adisasmito, menegaskan,virus covid-19 sangat jahat dan proses penularannya cepat, apalagi dalam jarak dekat. Bahkan, sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan wabah virus covid-19 akan berakhir. 0 son