Virus Covid-19 seperti hantu, baru beberapa hari lalu terdeteksi di Afrika Selatan,kini sudah mendekat ke Tanah Air.Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, agar masyarakat tetap waspada, sebab penyebaran virus corona varian baru Omicron sudah terdeteksi di Singapura. Varian Omicron potensi memicu terjadinya gelombang keempat pasca libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
"Hati-hati sama yang namanya ancaman gelombang keempat dari varian Omicron. Tadi pagi saya mendapatkan kabar, bahwa virus ini sudah sampai ke Singapura," kata Presiden Jokowi saat memberikan arahan para Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12/2021).
Menurut Jokowi, virus itu bisa dibawa oleh siapapun, baik dia warga negara asing (WNA) atau warga negara Indonesia usai berpergian ke luar negeri. Oleh karena itu, seluruh aparat kepolisian yang berada di daerah perbatasan dengan Singapura untuk meningkatkan pergerakan orang masuk dan keluar. Utamanya tenaga kerja dari luar yang akan masuk ke Indonesia untuk pulang kampung.
Diketahui, varian Omicron ini telah terdeteksi dan menyebar di 29 negara di dunia dan para ahli masih mengembangkan studi terkait varian tersebut. Hingga saat ini, varian Omicron diduga lebih cepat menular dari jenis Delta.
Update Covid-19 Nasional
Sementara update informasi covid-19 dari 510 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi wilayah Indonesia yang diperoleh Satgas Covid-19, hingga Jumat 3 Desember 2021 pukul 12.00 Wib. Tercatat jumlah total penambahan kasus terkonfirmasi positif virus covid-19 dan pasien sembuh serta meninggal adalah:
Pasien positif + 245 jumlah total 4.257.243 orang
Pasien sembuh + 328 jumlah total 4.105.680 orang
Pasien meninggal + 8 jumlah total 143.858 orang
Update covid-19 di DKI
Sedangkan update informasi data dari fasilitas kesehatan yang telah dilaporkan Pemprov DKI ke Kementerian Kesehatan RI pada Jumat 3 Desember 2021. Tercatat jumlah total kasus terkonfirmasi positif, pasien sembuh, pasien dirawat dan isolasi mandiri serta meninggal di wilayah DKI Jakarta adalah:
Pasien Positif + 42 jumlah total 864.087 orang
Pasien Meninggal + 1 jumlah total 13.577 orang
Pasien sembuh + 68 jumlah total 850.114 orang
.jpeg)
Foto : Situasi Covid-19 di Indonesia periode 2 Desember 2021
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menggunakan metode khusus untuk mendeteksi kemunculan varian Omicron di Indonesia. Metode tersebut dinamakan S Gene Target Failure (SGTF).
"Omicron ini, salah satu mutasi di gen S spike untuk mendeteksinya ada metode namanya SGTF. Kalau kita pakai reagen PCR, dia tidak terdeteksi atau istilahnya target failure, tapi gene yang lainnya positif, itu kemungkinan besar Omicron," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam dialog "BGS, Kapan COVID-19 Berakhir?", Jumat (3/12/2021).
Menurut Menkes, saat ini Metode STGF sudah mulai dilakukan di seluruh titik kedatangan pintu masuk Indonesia. Metode SGFT untuk mendeteksi varian Omicron pun sudah diterapkan oleh 1.800 laboratorium Kementerian Kesehatan. Adanya metode SGTF ini sebagai bagian dari perbaikan strategi pemeriksaan (testing).
"Saya kemarin sudah video conference dengan semua (petugas) laboratorium, termasuk laboratorium kesehatan daerah. Strategi testing-nya kita perbaiki. Kita perkaya dengan namanya metode SGTF ini," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin. O son