Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan ihwal mutasi Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Kompol lucky Carvarino Usman dan 12 orang anak buahnya terkait pelanggaran displin.
"Benar, yang bersangkutan dimutasi atas dugaan pelanggaran disiplin," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.
Tetapi Zulpan tidak menjelaskan secara mendetail mengenai pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Kompol Lucky dan 12 orang anak buahnya. Dia hanya menyebut mereka telah dimutasi ke Polda Metro Jaya, untuk menjalani proses yang sedang dilakukan. Pimpinan sudah menunjuk pengganti Kompol Lucky sebagai Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Jakarta Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritabatavia, sikap tegas Kapolda Metro Jaya 'memblender' anak buahnya tersebut dipicu prilaku Kompol Lucky yang 'ngeyel' saat ditegur oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan dan Kapolsek Metro Setiabudi.
Alasan peneguran bermula dari laporan warga yang terjerat kasus narkoba di Polsek Metro Setiabudi. Warga tersebut mengaku diperlakukan tidak adil bahkan dimintai sejumlah uang oleh anak buah Kompol Lucky.
Tetapi saat ditegur oleh Kapolsek Metro Setiabudi dan Kapolres Metro Jakarta Selatan, justru Kompol Lucky tidak terima bahkan 'ngeyel' dan menyebut dirinya adalah anak Jenderal bintang dua.
Untungnya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tetap konsisten untuk bersikap tegas bahkan akan 'memblender' apabila anggotanya terbukti melanggar hukum. Lalu lewat surat telegram Kapolda Metro Jaya bernomor: ST/71/II/KEP./2022 tertanggal 7 Februari 2022. Kapolda melakukan mutasi terhadap Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, Kompol Lucky dan 12 orang anggotanya ke Polda Metro Jaya.
"Benar, yang bersangkutan dimutasi atas dugaan pelanggaran disiplin," kata Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. 0 son