Kamis, 22 April 2010
Buntut Amuk di Batam, 5 Pekerja Asing Luka-luka
Beritabatavia.com - AKIBAT amuk ribuan pekerja lokal PT Drydock Naninda Batam, Kamis (22/4), sejumlah orang mengalami luka-luka. “Korban mengalami luka-luka dari buruh,†kata Humas Polda Kepulauan Riau AKBP Anggaria Lopis. Korban merupakan lima pekerja asing dan empat pekerja lokal. Namun, dia membantah ada korban tewas dalam peristiwa ini. “Tidak ada korban tewas, sebagian sudah dipulangkan,†tegasnya. Menurut dia, peristiwa disebabkan miskomunikasi antara pekerja asing asal India dan bawahannya.“Ada salah omong,†katanya.
Sebanyak 500 personel dari kepolisian diturunkan ke lokasi. Saat ini situasi sudah terkendali. Namun, aktivitas galangan kapal sementara ditutup untuk mendinginkan suasana. Meski belum ada yang ditahan, polisi memastikan dalam setiap peristiwa pidana akan ada yang dijadikan tersangka. “Ada tersangka, ada saksi. Nanti diproses dengan penyelidikan,†katanya.
Sementara itu untuk keselamatan, ratusan pekerja asing perusahaan dievakuasi polisi. “Ada 120 karyawan asing yang dievakuasi melalui laut,†kata Kapoltabes Barelang Kombes Pol Leonidas Braksan. Dia menjelaskan, evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan susulan. “Melalui laut karena Batam wilayah laut dan pulau. Jadi kami amankan lewat laut,†ujarnya. Namun, Leonidas tidak menjelaskan dari warga negara mana saja 120 pekerja asing tersebut. “Tidak cuma warga negara India saja,†tandasnya.
Pekerja lokal mengamuk disebabkan ulah seorang supervisor PT Drydock Nandia yang merupakan warga negara India, Rajaf, mengeluarkan kata mengandung penghinaan “Orang Indonesia bodoh†kepada salah seorang pekerja lokal.
Kini lokasi galangan kapal PT Drydock Naninda, Tanjung Ucang, Batam, telah diamankan Brimob dan TNI. “Ada satu pleton Brimob dan satu pleton TNI yang mengamankan lokasi,†kata Leonidas. Dia menambahkan, satu pleton Brimob tersebut diterbangkan dari Pekanbaru, Riau. Hingga pukul 14.00, lanjut Leonidas, lokasi sudah dapat dikendalikan. “Lokasi sudah normal,†tandasnya. O okz/lop