Rabu, 13 Oktober 2010

Presiden SBY Kunjungi Pengungsi Wasior

Ist.
Beritabatavia.com - Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sekitar 4.771 warga yang menjadi korban banjir bandang di Wasior  terpaksa mengungsi. Mereka ditampung di enam daerah terpisah di daerah Monokowari, Papua Barat.Diantaranya 355 pengungsi ditampung di Nabire.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ibu negara Hj Ani Yudhoyono bersama rombongan tiba di lokasi penampungan pengungsi di Lapangan Kodim 1703, Rabu (13/10) sore waktu setempat.  Presiden SBY kemudian menuju RSUD Manokwari, Papua Barat, tempat dirawat 29 korban luka-luka akibat banjir bandang dan longsor di Wasior, Kabupaten Wondama,Papua Barat.

Tiba di kamar nomor tiga, presiden langsung menyapa tujuh korban yang sedang mendapat perawatan. Saat itulah Presiden SBY mendatangi Ny Winarsih seorang korban yang mengalami luka di bagian wajah dan kaki. Sementara Ibu Ani menggenggam tangan Ny Winarsih sambil memberikan kata-kata untuk menghibur, mendukung, dan menguatkan mental. Presiden kemudian menemui Eta Rumaseb (20) seorang perempuan warga asli Papua yang sedang dirawat. Kepada Eta, Presiden berpesan untuk tabah dan menguatkan hati. Eta pun mengangguk penuh haru menjawab kata-kata Presiden.

Rombongan Presiden juga melakukan peninjauan ke kamar lainnya tempat para korban banjir bandang Wasior dirawat. Pada kesempatan itu, Presiden SBY berpesan kepada tim medis untuk berusaha dengan segenap kekuatan menjaga dan memulihkan kesehatan para korban.

Usai mengunjungi RSUD Manokwari, Presiden SBY dan Ibu Ani serta rombongan langsung menuju pelabuhan Manokwari. Kemudian dengan mnggunakan  kapal  KRI Sultan Hasanuddin, rombongan berangkat menuju Wasior. Perjalanan menuju pusat banjir bandang Wasior, diperkirakan memakan waktu selama delapan jam. 0 arc/son