Kamis, 14 Oktober 2010
Puluhan Pramugari Terjaring Razia
Beritabatavia.com - Puluhan pramugari sebuah penerbangan komersial dan ratusan karyawan terjaring Operasi Yustisi Kependudukan yang digelar Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kamis (14/10).
Operasi yang dimulai sejak pukul 07.30 menyasar sejumlah rumah kos di Kelurahan Petojo Utara, Gambir dan Kebonkacang, Tanahabang. Para
Operasi ini digelar mulai pukul 07.30, menyasar rumah kos yang terletak di Kelurahan Petojo Utara dan Kebon Kacang. Para pramugari dan karyawan tersebut kedapatan tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI dan tidak memiliki surat tinggal sementara.
Total warga yang terjaring dalam operasi selama 4 jam ini berjumlah 156 orang, dengan 126 orang yang akan dibuatkan berita acara pemeriksaan guna disidangkan.
Kepada seluruh warga yang terjaring, Hatta menngimbau agar mereka segera mengurus surat identitas kependudukan DKI Jakarta. "Tidak harus memiliki KTP DKI, kalau hanya tinggal sementara cukup memiliki KIP saja," ujar Hatta.
Operasi yustisi merupakan kegiatan pengujian kepatuhan penduduk terhadap kewajiban memiliki dokumen kependudukan yang benar dan lengkap bagi warga Jakarta.
Hal itu sesuai dengan UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Perda No 4 Tahun 2004 tentang Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, dan Instruksi Gubernur Nomor 32 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Penyuluhan, Pembinaan, Penertiban Penduduk, Koordinasi dan Kerjasama Kependudukan serta Penyelesaian Sengketa Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil. o vnc/nor