Selasa, 19 Oktober 2010
P2B DKI Ikut Tangani Bangunan Bermasalah Jaksel
Beritabatavia.com - Kurangnya kinerja aparat Pengawasan dan Penataan Bangunan(P2B) di Jakarta Selatan membuat Kepala Dinas P2B DKI Jakarta turun langsung ke lapangan.
“Kami ambil alih sebagian masalah perijinan dan pembongkaran bangunan di Jaksel karena kerap mendapat perhatian masyarakat luas,†tegas Hery Sasongko, Kadis P2B DKI Jakarta, didampingi Kasie Perijinan P2B DKI Syahfrudin , Kasudin P2B Jaksel Widyo Dwiyono, dan Kasie Perijinan Jaksel, Barry Siagian, Selasa (19/10).
Bangunan menyalahi ijin di Jaksel sangat banyak sehingga penangannya kerap tak tuntas. Termasuk sejumlah bangunan mewah di Kebayoran Baru, Cilandak, Setiabudi dan lainnya. “Bangunan yang menyalahi prosedur dan peruntukan atau tak sesuai dengan planning akan ditindak tegas,†katanya saat meninjau sejumlah bangunan bermasalah di Jaksel.
Sudin P2B Jaksel pada Selasa (19/10) membongkar empat bangunan tanpa izin dan menyalahi peruntukan di antaranya empat ruko berlantai tiga di Jl. Buncit Raya, Kel. Duren Tiga, Pancoran.
Pembongkaran sempat terhambat ketika Fredy, warga Jakpus, salah satu pemilik, yang mengaku dekat dengan Keluarga Cendana, marah karena ijinnya sudah ada di Sudin P2B Jaksel. Namun, tak membuat gentar petugas P2B Jaksel yang dipimpin Kasie Operasional Penertiban, Ahlak S. “Nggak ada urusan ini sudah perintah atasan lagipula bangunan melanggar ijin jadi harus dibongkar,†ujarnya. O brn