Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang mengakibatkan seorang petugas Pertahanan Sipil (hansip) berinisial AS, tewas tertambak, di lingkungan RW 09, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11/2025).
Dua tersangka pelaku berinisial R dan PS berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam, oleh tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur.
Kepada wartawan, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannuddin mengatakan bahwa tersangka R ditangkap petugas saat hendak melarikan diri ke Lampung, pada Sabtu (8/11) sore. Sementara PS ditangkap di wilayah Cipayung, pada Minggu (9/11).
"Pelaku R diamankan saat akan kabur ke Lampung. Ia diamankan saat akan menyeberang ke Bakauheni. Setelah itu pelaku inisial PS juga diamankan oleh Subdit Resmob dan Polrestro Jaktim," ujar Kombes Pol Iman Imannuddin, Senin (10/11/2025), didampingi Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy dan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim.
Kombes Pol Iman mengungkapkan, motif kedua pelaku adalah faktor ekonomi. Sepeda motor yang hendak dicuri rencananya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Atas perbuatannya kedua tersangka dikenakan Pasal 365 Ayat 3 mengakibatkan meninggalnya orang lain dan Pasal 338 tentang pembunuhan.
Kasus ini bermula ketika korban sedang bertugas jaga malam bersama dua rekannya, T (48) dan R (58). Mereka memergoki dua pelaku sedang berusaha membongkar sepeda motor dari rekaman CCTV.
Korban bersama dua rekannya menuju lokasi menggunakan sepeda motor. Korban mengendarai motor membonceng dua rekannya. Begitu tiba di lokasi, AS langsung menabrak kendaraan pelaku untuk menggagalkan aksi pencurian.
Namun, salah satu pelaku melepaskan tembakan dua kali dan mengenai perut korban. Sempat terjadi duel antara korban dan pelaku sebelum terdengar dua kali letusan senjata api. (Titik)