Jakarta – Irjen Pol Ricky Herbert memberikan penjelasan terkait putusan pengadilan terhadap aktor Ammar Zoni yang divonis 7 tahun penjara dalam kasus narkotika dan dikembalikan ke Lapas Nusakambangan.
Dalam keterangannya, Ricky menegaskan bahwa kasus narkotika merupakan persoalan serius yang harus diberantas, terutama demi melindungi generasi muda.
> “Narkotika, psikotropika, dan tindak pidana korupsi adalah dua hal besar yang sangat merugikan rakyat Indonesia dan harus dibatasi,” ujarnya.
Vonis Berdasarkan Pertimbangan Hakim
Ricky menjelaskan bahwa putusan 7 tahun terhadap Ammar Zoni telah melalui pertimbangan matang dari majelis hakim berdasarkan fakta persidangan.
Ia menyoroti bahwa kasus ini bukan pertama kali bagi yang bersangkutan.
> “Kalau sudah berulang kali, itu bukan lagi pemula. Artinya sudah memahami dan tetap melakukan perbuatan tersebut,” jelasnya.
Selain itu, dalam persidangan juga muncul dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika, yang menjadi salah satu faktor pemberat.
Soal Remisi dan Upaya Banding
Terkait kemungkinan remisi, Ricky menegaskan bahwa narapidana memang memiliki hak untuk mengajukan, namun untuk kasus narkotika dan korupsi, pemberiannya sangat ketat.
> “Penilaian dilakukan di lapas, apakah yang bersangkutan berkelakuan baik dan menunjukkan pertobatan,” katanya.
Sementara untuk langkah hukum lanjutan, ia menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum dan pihak Ammar Zoni apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan.
Alasan Dipindahkan ke Nusakambangan
Mengenai pemindahan ke Nusakambangan, Ricky menyebut hal itu berdasarkan penilaian khusus dari petugas.
Beberapa pertimbangannya antara lain:
Risiko pengulangan tindak pidana
Dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran
Kebutuhan pengawasan lebih ketat
Pencegahan potensi pelarian
> “Penempatan di Nusakambangan dilakukan agar pengawasan lebih selektif dan meminimalisir peredaran narkotika,” jelasnya.
Hak Narapidana Tetap Dijamin
Meski berada di Nusakambangan, Ricky memastikan hak-hak narapidana tetap diberikan, termasuk kunjungan keluarga.
Namun, prosesnya dilakukan dengan pengawasan ketat dan seleksi yang lebih tinggi.
Bantahan Isu Keamanan
Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait keselamatan Ammar Zoni di Nusakambangan, Ricky menilai hal tersebut hanya spekulasi.
> “Itu hanya persepsi. Pengawasan di sana justru sangat ketat,” tegasnya.
Pemberantasan Narkotika Masih Berjalan
Ricky juga menekankan bahwa penegakan hukum tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga pengedar hingga bandar narkotika.
Namun, ia mengakui bahwa pemberantasan narkotika merupakan tantangan besar karena sifatnya yang terorganisir.
> “Selalu akan ada jaringan baru, tetapi aparat terus berupaya menindak hingga ke akar,” pungkasnya.