Kamis, 11 Juni 2026

Beban APBD, Pramono: Tarif TransJabodetabek Akan Disesuaikan

Ist.
Beritabatavia.com -

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan rencana penyesuaian tarif layanan Transjabodetabek akan segera diberlakukan. Kebijakan ini disebut sebagai langkah penyesuaian fiskal karena besarnya beban subsidi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa tarif lama sebesar Rp3.500 sudah tidak lagi ideal untuk sejumlah rute lintas wilayah Jabodetabek yang memiliki jarak lebih jauh dan biaya operasional lebih tinggi. Menurutnya, kebijakan tarif baru tetap akan mempertimbangkan keseimbangan antara kemampuan APBD dan keterjangkauan masyarakat.

“Tarif yang berlaku saat ini sudah tidak relevan untuk rute tertentu. Namun prinsipnya tetap, transportasi harus terjangkau, tapi juga harus berkelanjutan secara fiskal,” ujar Pramono dalam keterangan yang dikutip dari sejumlah media nasional.

Sejumlah media nasional sebelumnya melaporkan bahwa skema tarif baru Transjabodetabek berpotensi berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 untuk rute tertentu, meski keputusan final belum ditetapkan dan masih dalam tahap evaluasi pemerintah daerah.

Pramono juga menekankan bahwa penyesuaian tarif tidak akan diberlakukan secara seragam, melainkan berdasarkan karakteristik rute, termasuk jarak tempuh dan tingkat pelayanan. Evaluasi juga dilakukan terhadap sejumlah koridor baru yang melayani wilayah penyangga Jakarta.

Di sisi lain, kebijakan ini menuai perhatian publik dan pengamat transportasi. Sebagian pihak menilai tarif flat Rp3.500 selama ini terlalu rendah untuk menopang keberlanjutan operasional layanan transportasi massal lintas wilayah, sementara lainnya mengingatkan agar penyesuaian tidak membebani masyarakat pekerja harian.

Meski demikian, Pemprov DKI menegaskan bahwa kebijakan transportasi publik tetap diarahkan untuk mendorong penggunaan transportasi massal sebagai solusi kemacetan Jabodetabek, sekaligus menjaga agar subsidi APBD tetap efisien dan tepat sasaran.

Pemerintah memastikan keputusan akhir tarif baru Transjabodetabek akan diumumkan setelah proses evaluasi teknis dan uji operasional beberapa rute selesai dilakukan.***