Jakarta, Minggu, 14 Juni 2026 – Polda Metro Jaya membongkar praktik perjudian berkedok arena permainan keluarga di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Dalam perkembangan terbaru, jumlah tersangka yang diamankan bertambah menjadi 69 orang, menjadikan kasus ini sebagai salah satu pengungkapan perjudian terbesar di Ibu Kota sepanjang tahun ini.
Penggerebekan dilakukan Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu malam, 10 Juni 2026, sekitar pukul 21.45 WIB. Operasi menyasar dua lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas perjudian terselubung, yakni Dissney Timezone di Jalan Jembatan 3 Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, serta Sky Timezone di Jalan Taman Surya Boulevard, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.
Dari hasil penggerebekan, polisi menyita lebih dari seratus mesin permainan elektronik yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian. Penyidik mengungkap para pemain terlebih dahulu melakukan deposit uang yang kemudian ditukar menjadi voucher maupun koin permainan. Koin tersebut digunakan untuk memainkan berbagai jenis mesin seperti tembak ikan, roulette, naga putar, hingga mesin slot yang hasilnya dapat ditukarkan kembali menjadi uang tunai maupun emas.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyebutkan para tersangka terdiri dari pemilik usaha, pengelola, karyawan, hingga pemain. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar, termasuk aliran dana dan pihak-pihak yang memperoleh keuntungan dari praktik perjudian berkedok hiburan keluarga tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena lokasi perjudian beroperasi dengan tampilan menyerupai pusat permainan keluarga yang lazim ditemukan di pusat perbelanjaan.
Modus tersebut diduga sengaja digunakan untuk mengelabui masyarakat sekaligus menghindari kecurigaan aparat penegak hukum.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan dan menindak tegas segala bentuk perjudian, baik konvensional maupun yang berkamuflase sebagai usaha hiburan. Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan bahwa praktik perjudian ilegal kini semakin berani beroperasi di kawasan perkotaan dengan memanfaatkan celah bisnis yang tampak legal di permukaan.