Jumat, 26 Juni 2026

Korsabhara Baharkam Polri Gelar Klarifikasi Risk Assessment di Sejumlah Hotel di Bali

Ist.
Beritabatavia.com -

BALI – Dalam rangka mendukung keberlangsungan industri kepariwisataan nasional serta menjamin kualitas sistem pengamanan objek vital, Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melaksanakan rangkaian kegiatan klarifikasi hasil Risk Assessment (penilaian risiko) terhadap sejumlah hotel di wilayah hukum Polda Bali. Kegiatan intensif ini berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 22 Juni hingga Jumat, 26 Juni 2026.

Tim Klarifikasi Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim KBP Eduward Pardede, S.I.K., M.H., bersama Anggota Tim AKBP Dr. Reza Morandy Tarigan, S.I.K., M.H., AKP Juhari, S.H., dan Sekretaris Fitriana Nurhayati, S.E., meninjau langsung empat hotel besar di Bali untuk memastikan implementasi standar keamanan fisik, dokumen, dan manajemen risiko berjalan optimal. 

Rangkaian kegiatan ini didampingi oleh jajaran Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Bali yang diwakili oleh Kasubdit Wisata AKBP Fahmi, M.Par, beserta tim audit.
Dalam sambutannya, KBP Eduward Pardede, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa agenda ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Polri dalam mendukung para pelaku usaha, khususnya di sektor perhotelan.

"Kegiatan ini adalah bentuk dukungan Polri kepada pengusaha perhotelan untuk meningkatkan kualitas pengamanan. Dengan sistem pengamanan yang tangguh, kita dapat menjamin kelangsungan kepariwisataan Bali yang aman dan kondusif guna menyongsong Indonesia Emas," ujar KBP Eduward Pardede.

Proses klarifikasi dilakukan melalui peninjauan lapangan yang mendalam serta pemeriksaan dokumen secara ketat. Berdasarkan hasil penilaian akhir, empat hotel yang diperiksa berhasil meraih predikat memuaskan dengan Kategori GOLD (Emas), dengan rincian skor sebagai berikut:
Hotel Mercure Nusa Dua: Meraih skor 91,50% (Klarifikasi dilakukan pada 22 Juni 2026).

Novotel Bali Ngurah Rai Airport: Meraih skor 90,23% (Klarifikasi dilakukan pada 23 Juni 2026).
The Kuta Beach Heritage Hotel: Meraih skor 93,73% (Klarifikasi dilakukan pada 24 Juni 2026).
Novotel Bali Nusa Dua: Meraih skor 92,97% (Klarifikasi dilakukan pada 25 Juni 2026).

Rangkaian penilaian ini ditutup pada Kamis sore (25/6) dengan agenda Closing dan Penandatanganan Berita Acara (BA) Hasil Klarifikasi bersama seluruh manajemen hotel terkait.
Merespons hasil tersebut, GM Representative The Kuta Beach Heritage Hotel, Bapak Krishna Keninten, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas pembinaan keamanan yang dilakukan oleh Polri.

"Kami sangat bersyukur atas assessment dari Polda Bali serta klarifikasi dari Korsabhara Baharkam Polri. Proses ini memang sangat meletihkan dan detail, namun manfaatnya luar biasa bagi staf keamanan kami. Kami berharap Polda Bali dapat terus memonitor dan mendampingi perkembangan sistem keamanan di hotel-hotel kami ke depan," ungkap Krishna.

Sementara itu, AKBP Fahmi, M.Par., yang hadir mewakili Dirpamobvit Polda Bali, turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak manajemen hotel atas partisipasi aktif mereka. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Dirpamobvit Polda Bali yang tidak dapat hadir langsung dalam sesi penutupan dikarenakan padatnya agenda persiapan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

"Terima kasih atas komitmen luar biasa dari hotel-hotel yang telah melaksanakan assessment ini. Kami berharap capaian kategori GOLD ini menjadi motivasi, dan semoga hotel-hotel lain di Bali dapat segera menyusul untuk mengikuti kegiatan assessment serupa demi standarisasi keamanan pariwisata kita," pungkas AKBP Fahmi.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda penandatanganan dan evaluasi, Tim Klarifikasi Mabes Polri dijadwalkan bertolak kembali ke Jakarta pada Jumat pagi (26/6). Melalui standarisasi ini, Bali diharapkan tetap menjadi destinasi wisata utama dunia yang tidak hanya indah, namun juga memiliki jaminan keamanan berstandar internasional.