Senin, 26 April 2010
Kapolri Bantah Musuhi Komjen Susno Duaji
Beritabatavia.com - JAKARTA. Dugaan adanya persaingan bahhkan permusuhan antara Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD) dengan mantan Kabareskrim Komisaris Jenderal (Komjen Susno Duaji terjawab sudah. Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri secara tegas membantah jika dirinya maupun Polri memusuhi Komjen Susno Duaji, lantaran mengungkap adanya praktik makelar kasus di lingkungan Polri.
"Kami minta agar anggapan bahwa Pak Susno menjadi musuh Polri jangan dikembangkan. Karena walau bagaimanapun dia adalah anggota kami," kata Kapolri BHD dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakata, Senin (26/4). Dijelaskan Bambang Hendarso, seluruh jajaran pimpinan Polri tetap menganggap Susno sebagai anggota Polri yang masih aktif.
Sebagai anggota Polri yang masih aktif, katanya, Susno terikat pada kode etik Polri. Dengan demikian, ia menambahkan, apapun yang terjadi pada Susno juga terkait dengan keberaan seluruh jajaran anggota Polri. "Kami ikut bersimpati ketika Pak Susno melakukan rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR dan ada anggota Komisi III yang meminta untuk tidak menggunakan pakaian dinas," katanya. Menurut dia, jajaran pimpinan Polri merasa ada yang kurang enak, karena bagaimana pun Susno masih anggota Polri yang aktif. Penjelesan tersebut disampaikan Kapolri, untuk menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR Ahmad Yani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Ahmad Yani menanyakan, isu yang beredar Susno Duadji sengaja dicopot dari jabatan Kepala Bareskrim Polri, dijadikan musuh bersama Polri dan dicari-cari kesalahannya. "Saya meminta penjelasan dan klarifikasi dari Kapolri soal isu ini," kata Yani.O ralian