Selasa, 27 Oktober 2026

Warga dan Satgas TMMD ke-130 Kodim Ngawi Kompak Pasang Paving, Ketelitian Jadi Prioritas

Ist.
Beritabatavia.com -

NGAWI – Semangat gotong royong antara warga dan anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim Ngawi terlihat dalam pengerjaan pemasangan paving. Dengan penuh kekompakan, warga bersama personel Satgas bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut demi menghasilkan pembangunan yang rapi, kuat, dan berkualitas. Selasa (27/10/2026). 

Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-130 Kodim Ngawi, Kapten Inf Jumadi, mengatakan bahwa pemasangan paving mulai dikerjakan hari ini dengan mengutamakan ketelitian dan ketepatan ukuran. Menurutnya, setiap tahapan pekerjaan harus dilakukan secara cermat karena sangat berpengaruh terhadap kekuatan, kerapian, dan kelurusan hasil pemasangan.

Ia menegaskan kepada seluruh anggota Satgas agar tidak bekerja secara asal-asalan maupun terburu-buru dalam menyelesaikan pekerjaan.

“Dalam pemasangan paving, ketelitian dan ukuran yang tepat harus benar-benar diperhatikan. Jangan grusa-grusu atau terburu-buru. Setiap bagian harus dipasang dengan rapi dan lurus agar hasilnya kuat serta memiliki kualitas yang baik,” tegas Kapten Inf Jumadi.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu kunci kelancaran pengerjaan sasaran fisik TMMD. Melalui semangat gotong royong, pekerjaan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari penataan hingga pemasangan paving dengan memperhatikan kerapian dan ketepatan susunan.

Selain mempercepat proses pengerjaan, keterlibatan warga juga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hubungan yang terjalin melalui kerja bersama ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian masyarakat terhadap hasil pembangunan.

Dengan mengedepankan ketelitian, kedisiplinan, dan kerja sama, Satgas TMMD ke-130 Kodim Ngawi bersama warga terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Semangat gotong royong tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kecepatan pengerjaan, tetapi juga oleh kekompakan, ketelitian, dan tanggung jawab seluruh pihak.