JAKARTA. Rencana
Pemprov DKI merelokasi rumah pemotongan ayam (RPA) liar di Jakarta Selatan ke
RPA Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tertunda. Sedianya,
relokasi dilakukan pada Sabtu (24/4) lalu namun karena RPA tersebut belum siap
maka relokasi RPA itu molor atau tertunda. Penyebab utamanya adalah belum
rampungnya pembangunan RPA itu. Dari 15 ribu
meter persegi lahan yang akan digunakan untuk RPA, saat ini baru 6.000 meter
persegi saja yang telah siap. Sedangkan sisanya, seluas 9.000 meter persegi
masih dalam tahap pengukuran. "Sampai saat ini RPA yang ada masih belum
dapat dimanfaatkan. Jika sudah selesai, maka RPA Petukangan Utara ini mampu
memotong sekitar 18 ribu ekor ayam per hari atau sekitar 750 ekor ayam per jam ,"
ujar Chaidir Taufik, Kepala Suku Dinas (Sudin) Perternakan dan Perikanan Jakarta
Selatan, Selasa (27/4).
Kendati begitu, ia memprediksi bahwa pada pertengahan Mei mendatang, sebagian
pedagang sudah masuk dan menggunakan RPA tersebut. Sedangkan untuk keseluruhan
bangunan diprediksi akan rampung pada akhir tahun ini. Di Jakarta Selatan
sendiri, pedagang di sekitar wilayah Pesanggrahan akan menjadi fokus utama
relokasi tersebut. "Pemindahan pedagang dilakukan secara bertahap.
Mudah-mudahan pindahnya pedagang di sekitar lokasi RPA bisa menjadi contoh
untuk pedagang lainnya," kata Chaidir. Lebih jauh Chaidir mengungkapkan, hingga saat ini, belum semua pedagang ayam di
Jakarta Selatan yang menyatakan setuju untuk pindah ke RPA Petukanganutara.
Meski begitu, Chaidir menegaskan, pihaknya tidak putus asa dan terus melakukan
sosialisasi relokasi RPA kepada pedagang ayam di Jakarta Selatan. "Pro
kontra memang ada, namun kita juga memberikan pengertian kepada para pedagang,"
ucapnya.
Ia menambahkan, pedagang perlu mengetahui bahwa peralatan yang disediakan di
RPA jauh lebih bersih, aman dan modern untuk melakukan pemotongan. Selain itu,
ayam potong yang keluar dari RPA nantinya akan terlebih dahulu didinginkan.
Karena daging ayam akan lebih awet jika dalam keadaan dingin. "Jika di
tempat pemotongan yang sekarang, kebersihan ayam potong tidak terjamin. Karena
keadaan tempat potong yang kurang bersih," pungkas Chaidir. O brn