Rabu, 28 April 2010
Inul Nyaris Dikeroyok Massa
Beritabatavia.com - NASIB sial bisa menimpa siapa saja. Datangnya pun tidak terduga. Simak saja pengalaman Inul Daratista. Saat diundang manggung di acara kampanye calon bupati di kota Buton Utara, Sulawesi Tenggara, mobil yang ditumpanginya dihadang massa dari lawan politik. Pemilik goyang ngebor ini pun nyaris dikeroyok.
Inul memenuhi undangan tersebut bersama Paramitha Rusady dan Silvana Herman pada Senin, 26 April 2010. Saat sedang mengikuti iring-iringan konvoi kendaraan bersama calon bupati, di tengah jalan konvoi dihadang massa pendukung cabup lawan. Kebetulan posisi mobil yang ditumpangi Inul, Paramitha, dan Silvana berada paling depan. Mobil itu pun jadi bulan-bulanan massa. "Tiba-tiba di tengah jalan didemo lawan politiknya karena itu kampanye putaran terakhir. Jaraknya dekat banget, kira-kira tiga meter dari pendemo. Inul takut banget karena banyak massa. Takut dilempari. Panik. Apalagi mereka sempat gedor-gedor disuruh buka kaca mobil," terang Glenn, asisten Inul, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (28/4/2010).
Masih kata Glenn, massa tiba-tiba menghadang iring-iringan konvoi mobil yang ditumpangi Inul cs karena menduga di dalam iring-iringan ada gubernur. "Kalau ada gubernur ikut kampanye, berarti kan curang. Padahal nggak ada gubernur," ujarnya.
Menurut Glenn, saat itu sebenarnya massa yang menyandera mobil Inul cs tidak terlalu banyak. Lantaran jalan yang dilalui sempit dan cuma satu jalur, mobil tidak bisa berputar balik dan terjebak kerumunan orang. "Akhirnya, Inul bisa keluar dari situ. Demi menghindari massa, tidak jadi menyanyi. Langsung balik lagi. Soalnya pas di mobil itu pun sempat dilempari botol air mineral. Waktu itu Inul ingat punya bayi yang ditinggal di Jakarta. Pokoknya, dia ketakutan banget," tandas Glenn. O okz