Jumat, 19 November 2010

Razia Pedagang Asongan Harus Berkelanjutan

Ist.
Beritabatavia.com - Belakangan ini razia terhadap pedagang asongan di kereta ekonomi Jabodetabek mulai digiatkan kembali. Sejumlah pedagang asongan tampak ditegur untuk tidak berdagang di dalam kereta dan disuruh turun di stasiun berikutnya.
Seperti yang terlihat dalam Kereta ekonomi jurusan Bogor- Jakarta, tampak beberapa petugas keamanan outsourcing, Sentinel Security menegur pedagang asongan yang berjualan di atas kereta.
"Anda kan bukan penumpang, peraturannya dilarang ada di kereta. Selain itu kan sudah ada peraturannya dilarang dagang di atas kereta," ujar Narto, salah seorang petugas keamanan diatas kereta ekonomi Jabodetabek, Jumat (19/11).
Akhirnya ketika memasuki stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pedagang tersebut turun. Penumpang yang menyaksikan turut berkomentar. "Memang terkadang pedagang menggangu. Mereka tidak peduli kereta padat atau kosong,tetap saja berjualan sehingga menggangu penumpang," ujar kardi, warga Tebet.
Kardi menilai, seharusnya pedagang asongan tetap mangkal saja distasiun, jangan naik kereta. Asal bisa menjaga kebersihan stasiun dengan tidak menyampah sembarangan, tentu tidak ada yang keberatan. Dia juga meminta agar razia dilakukan terus menerus, jangan hangat-hangat tahi ayam.
Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Irwan Suryanto mengatakan, dimana ada keramaian, pasti ada pedagang asongan. "Karena itu penertiban harus dilakukan berulang kali, jangan sesekali saja. Pedagang juga menganut prinsip ekonomi,dimana ada lokasi strategis, mereka berusaha cari uang disitu. Jika tidak ada petugas mereka pasti mengasong lagi," ujarnya. O brn