Senin, 22 November 2010

Mafia Hukum & Pajak Lindungi Gayus

Ist.
Beritabatavia.com - Komentar dan pendapat terhadap kasus Gayus Tambunan tak juga mereda. Sebelumnya, berbagai tudingan pun dilontarkan, dari mulai keterlibatan oknum petinggi Polri hingga campur tangan politisi. Nah, belakangan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta Pane kembali menuding bahwa kasus Gayus merupakan hasil kongkalikong mafia hukum dan mafia pajak.

Menurutnya, sejumlah parameter yang dapat digunakan dalam menuntaskan kasus yang disebutnya 'Gurita Gayus' itu. Pertama, harus ada kemauan yang sungguh dari Presiden SBY dalam menuntaskan kasus Gurita Gayus ini, yang melibatkan para penegak hukum, aparat birokrasi Pajak dan perusahaan besar yang merugikan negara triliunan rupiah.

Kedua, Neta melanjutkan, aparat kepolisian harus professional dalam menangani kolusi mafia hukum dan pajak agar rasa keadilan publik tidak dipecundangi. "Hasil kerja tim independen yang dibentuk Kapolri Bambang Hendarso Danuri (Kapolri lama,red) dalam menangani kasus Gayus harus dievaluasi. Sebab sangat diskriminatif dan tidak menuntaskan keterlibatan oknum petinggi polisi dan oknum di luar Polri," ujarnya.

Menurut Neta, dalam proses kasus hukum terhadap kelompok tersangka yang belum tersentuh dalam kasus Gayus seperti Roberto Antonio harus diteruskan. Sebab, Kapolri BHD sebelumnya telah menyebut Roberto sebagai tersangka. "Tapi sekarang prosesnya lenyap," kata Neta. o son