DEPOK. Menurunnya persentase jumlah siswa
DKI yang lulus ujian nasional (UN) tahun ini masih menunai kontroversi. Faktor
penyebab menurunnya jumlah siswa yang tidak lulus masih terus dilakukan
analisis berbagai pihak dengan tujuan supaya tahun depan bisa dilakukan
perbaikan. Namun, dilihat dari sisi mata pelajaran kualitas siswa DKI ternyata
lebih unggul tahun ini dibanding tahun lalu. Jumlah perolehan angka 10
meningkat drastis.Kabid SMP/SMA Dinas Pendidikan DKI
Amsani Idris mengatakan menurunnya nilai Ujian Nasional sempat membuatnya
bingung. Pasalnya, dilihat dari nilai yang ada siwa yang mendapatkan nilai 10
untuk mata pelajaran tertentu meningkat drastic dan nilai rata-rata per jurusan
juga naik. “Namun, kuantitas kelulusan DKI memang turun. Tapi angka
nasional kan juga turun. Banyak daerah yang turun drastis. Kalau daerah lain
naik, DKI sendiri yang turun, itu baru persoalan. Sudah bisa disebut
kualitasnya turun,†katanya. Untuk mencari solusi atas banyaknya
siswa yang tidak lulus tersebut, Dinas Pendidikan DKI akan mengumpulkan seluruh
kepala sekolah untuk dimintai laporan secara menyeluruh. Berapa siswa yang
tidak lulus, mata pelajaran apa, dan faktor penyebabnya apa. Sehingga, para
kepala sekolah diminta bersama guru sekolah untuk melakukan pendekatan kepada
siswa dan orangtua siswa. Mengingat tidak menutup kemungkinan, tidak lulusnya
siswa lantaran faktor individu siswa. O ema