Jumat, 30 April 2010
70 Juta Rakyat Indonesia Masih BAB Sembarangan
Beritabatavia.com - Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) menyebutkan, sampai saat ini sekitar 70 juta dari 200 juta lebih penduduk Indonesia, belum dapat mengakses sanitasi layak.
Ketua Umum IATPI, Budi Yuwono kepada wartawan di kantor kementrian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta Selatan, Jumat (30/4) mengatakan mereka masih BAB di sembarang tempat.
Menurut Budi Yuwono yang juga menjabat sebagai Dirjen Cipta Karya Kementerian PU ini, keberadaan mereka tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari daerah terpencil hingga kota besar.
"Hal ini antara lain dipicu persepsi yang keliru bahwa urusan sanitasi menjadi tanggung jawab individu atau masyakarat. Padahal, sebenarnya sanitasi yang baik dan sehat adalah tanggung jawab bersama," katanya.
Akibatnya, menurut Budi masih ada sejumlah pemerintah daerah kabupaten dan kota di Indonesia yang tidak menganggarkan untuk sanitasi dalam APBD-nya. Artinya, mereka menyerahkan sanitasi kepada individu dan masyarakat
Padahal, akibat adanya sanitasi yang tidak baik dan sehat, dampak ikutannya akan kembali kepada manusia itu sendiri dan lingkungannya.
"Wajar, jika kerusakan lingkungan akibat sanitasi yang tidak sehat seperti BAB dan buang sampah sembarangan ini trennya terus meningkat," lanjut Budi.
Oleh karena itu, IATPI sebagai organisasi profesi yang beranggotakan sekitar 3.000 orang, yang bergerak di bidang teknik penyehatan dan lingkungan akan terus berperan aktif dan mendorong pihak terkait. O brn