Kamis, 16 Desember 2010

Refly Harun Bantah Pernah Merayu Saragih

Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Tim Investigasi kasus dugaan suap di Mahkamah Konstitusi, Refly Harun, kembali membantah tuduhan terhadap dirinya yang disebut pernah merayu Bupati Simalungun JR Saragih. Ia pun membantah melakukan pemerasan kepada mantan kliennya saat ia menjadi kuasa hukum Saragih.

"Mengenai rayuan, saya sudah klarifikasi di KPK juga. Dan kami sangat bisa membuktikannya bahwa saya tidak melakukan rayuan-rayuan itu," ucap Refly, Rabu (15/12) kemarin, seusai jumpa pers di gedung KPK, Jakarta.

Ia menjelaskan, yang sebenarnya terjadi adalah ia pernah menghubungi Saragih agar mau bersaksi di depan tim investigasi bukan untuk memeras Saragih. "Saya merayu agar yang bersangkutan mau bersaksi di depan tim investigasi. Itu pun rayuannya pake tanda kutip. Bukan saya rayu dia dalam perspektif pemerasan," ungkap Refly.

Pernyataan Refly pun kemudian dibenarkan oleh anggota tim investigasi lain, yakni Saldi Isra. "Penegasan saja, semua SMS yang dikirim juga di-forward ke kami. Itu bagian dari kesepakatan. Tidak ada yang kami tahan sendiri," ujar Refly.

Kisruh Saragih dan mantan kuasa hukumnya, Refly Harun, ini semakin memanas seusai Refly menuliskan opini di harian Kompas bahwa saat ia menangani perkara Pemilukada Simalungun, kliennya sempat menceritakan akan memberikan uang kepada hakim konstitusi sebesar Rp 1 miliar.

Berdasarkan opini Refly ini pun, MK langsung bereaksi cepat dengan membentuk tim investigasi yang diketuai langsung oleh Refly.

Saat temuan-temuan tim investigasi mulai merebak di publik, Bupati Simalungun justru melaporkan Refly ke Bareskrim Mabes Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah. Saragih pun membantah bahwa dia pernah diperiksa tim.

Saragih bahkan mengungkapkan Refly ketika dikonfirmasi membantah menuduh Saragih menyuap hakim. Menurutnya, ia mengatakan adanya upaya pemerasan yang dilakukan hakim kepada Saragih. Upaya pemerasan itu, kata dia, disampaikan Saragih saat pertemuan di rumah Saragih di Pondok Indah, Jakarta Selatan. o kcm/nor