Senin, 03 Mei 2010

Presiden SBY: Pengusaha Harus Bagi Keuntungan Kepada Karyawan

Ist.
Beritabatavia.com - Karawang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar pengusaha membagi keuntungan kepada karyawan, sekaligus mengucapkan selamat merayakan Hari Buruh Sedunia kepada keluarga besar pekerja Indonesia di seluruh tanah air. Presiden berharap semoga di masa depan perekonomian kita terus tumbuh dan berkembang, dunia usaha makin maju guna meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Hal ini dikatakan Presiden sebelum melakukan santap siang bersama para karyawan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (1/5) siang. "Saya ingin silaturahim, persatuan, kerjasama di antara pekerja dengan jajaran pemerintah dan semua pihak bisa berjalan lebih baik, dengan demikian setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik," ujar SBY. Ada dua kepentingan pemerintah dan masyarakat. Pertama, bagi yang telah bekerja agar tetap bekerja dan mendapatkan kesejahteraan yang makin meningkat sejalan dengan perkembangan perusahaan tempatnya bekerja. "Tidak ada PHK yang tidak perlu. Ini tujuan utama untuk menjaga keamanan lapangan kerja, job security," kata Presiden. Kepentingan kedua, bagi yang masih menganggur, diharapkan kelak segera mendapatkan lapangan pekerjaan. Dalam hal ini, Presiden mengatakan pemerintah akan terus berusaha meningkatkan laapangan pekerjaan. "Dua kepentingan inilah yang akan terus kita perjuangkan," tegas SBY. Presiden menekankan kepada seluruh pimpinan perusahaan dan serikat pekerja untuk memihak kepada para karyawannya dan bekerja keras agar perusahaannya bertambah maju. "Manakala terjadi krisis ekonomi, pemerintah akan terus membantu perusahaan dan sektor riil agar tidak bangkrut dan agar tidak ada gelombang PHK yang tidak perlu," SBY menjelaskan. Kepada pimpinan perusahaan dan pimpinan manajemen, Presiden berpesan untuk membagi keuntungan yang diperoleh perusahaan. "Bagilah keuntungan itu kepada semua yang bekerja, termasuk pekerja," tegas Presiden. SBY meminta kepada pekerja untuk tetap giat bekerja dan tetap menjaga hubungan baik seperti yang terjadi di PT. TMMI. "Marilah kita cegah aksi-aksi kekerasan, perusakan, mogok massal berhari-hari akhirnya pekerjaan tidak bisa dilaksanakan," SBY menambahkan. Presiden mengimbau kepada seluruh pekerja untuk menyelesaikan setiap permasalahan denga cara yang baik. "Bertemulah antara pimpinan perusahaan, manajemen perusahaan, serikat pekerja dan para karyawan. Masalah apapun kalau niat kita baik pasti ada solusinya," Presiden SBY menandaskan.
Pada akhir arahannya, SBY menekankan bahwa kesejahteraan ekonomi tidak akan dicapai apabila tidak didukung oleh situasi politik dan keamanan yang tidak stabil.O yun/son