Senin, 10 Januari 2011

Megawati Tuding SBY Gagal Dalam Penegakan Hukum

Ist.
Beritabatavia.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri menuding pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gagal dalam penegakan hukum di negara yang berdaulat seperti Indonesia. Padahal sebagai negara berdaulat adalah yang mampu menegakkan hukum atas warganya.

Namun di era kepemimpinan saat ini, penegakan hukum hanya berpihak kepada yang memiliki banyak uang. Sebaliknya rakyat jelata hanya bisa menangis menghadapi penegakan hukum di Indonesia. Sikap diskriminasi ini harus dihapus, tega mantan Presiden Megawati
dalam pidato politik di acara HUT PDIP, di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (10/1).

Dicontohkan, kasus fenomenal Gayus Halomoan Tambunan, membuktikan hal itu. Gayus dengan variasi dan keleluasaannya mempertontonkan betapa kekuatan uang sedemikian berjaya. Sehingga, membuat rakyat percaya bahwa uang adalah segalanya. Kasus ini mengungkapakan rendahnya kedaulatan negara.

Selain itu, Pemerintah juga dianggap terlalu ikut campur dalam penegakan hukum, khususnya skandal dana talangan Bank Century senilai Rp6,7 triliun.

"Nampak jelas bagaimana keputusan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memalui pengginaan hak angket DPR RI dimandulkan mekanisme hukum dan campur tangan kekuasaan," ungkapnya. o end