Senin, 14 Februari 2011

Telat Bayar SPP, Pelajar SMK Diancam Celurit

Ist.
Beritabatavia.com - Puluhan pelajar SMK Harapan Baru Bekasi Utara, ketakutan lantaran diancam dengan celurit oleh Bustanul Ibad Sudia Oesan, pengurus yayasan pendidikan di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ancaman itu dilakukan karena pengurusan yayasan jengkel, siswanya telat membayar SPP.

Aksi ancaman itu langsung dilaporkan ke polisi. Dengan didamping para orangtuanya, Senin (14/2) siang, mereka mendatangi Mapolres Metro Kota Bekasi untuk melaporkan kejadian ini. Mereka melaporkan pengurus yayasan bernama Bustanul Ibad Sudia Oesan.

Abdurrahman, salah seorang siswa mengaku Bustanul Ibad mengancam para siswa dengan mengacung-acungkan sebilah clurit karena terlambat membayar sumbangan pembinan pendidikan (SPP).

Insiden tersebut terjadi di sekolahan setelah para siswa batal mengikuti kegiatan olahraga yang sedianya dilakukan di GOR Bekasi.

Bahkan, berdasarkan informasi yang dihimpun beberapa siswa mengaku dipukul oleh oknum pengurus yayasan tersebut. Meraka pun diancam akan dikeluarkan bila terlambat membayar SPP.

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kompol Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan Setelah menerima laporan pihaknya langsung mendatangi SMK Harapan Baru Bekasi Utara untuk memanggil dan memeriksa oknum pengelola yayasan. o end